Megawati Singgung Kekuasaan itu Enak: Kalau Udah Waktunya Leren, Ya Leren Aja

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri usai menyerahkan SK Rekomendasi kepada cakada untuk maju Pilkada 2024 di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (26/8/2024). Foto: Syawal Darisman/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri usai menyerahkan SK Rekomendasi kepada cakada untuk maju Pilkada 2024 di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (26/8/2024). Foto: Syawal Darisman/kumparan

Ketua umum PDIP, Megawati Soekarnoputri menyinggung soal kekuasaan. Ia menyebut kalau sudah waktunya istirahat ya istirahat saja.

Mulanya, Megawati mengatakan bahwa kekuasaan itu nikmat. Ia pun bercerita saat dirinya kecil sudah mendapatkan pengawalan dan apa pun yang diminta, dapat mudah dicapai.

"Yang namanya kekuasaan itu memang enak loh loh saya membayangi loh Ibu saya bilang ada fotonya ntar kapan-kapan ya gua cari dulu biasanya disimpan Mas Nanan, ada kereta bayi isinya saya ada susternya kan, aku bilang ya ilah baru sak bintil gini, pengawal. Kenapa? Karena saya anak presiden" kata Megawati usai menyerahkan rekomendasi kepada enam bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur di kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (26/8).

Megawati pun menjelaskan, semakin dirinya beranjak dewasa, ia semakin merasakan nikmatnya kekuasaan. Apa pun yang dia inginkan, dapat dengan mudah sampai.

"Siapa yang nggak kepengin digituin, makin lama makin gede, makin kok enak ya, kalau hanya bersiul aja, ice cream, datang deh, nggak usah beli, nggak usah" ujarnya.

Presiden ke-5 Republik Indonesia itu menegaskan bahwa siapa pun boleh menjadi presiden. Namun, jika sudah waktunya berhenti ya harus berhenti.

"Lo mau jadi presiden boleh, asal yang benar aja lah iya lah. Kalau udah musti leren [istirahat] ya leren aja lah," pungkas dia.