Megawati: Tak Ada Koalisi atau Oposisi, Kalau Enggak Ikut lalu Apa Ya?

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada Rakernas V di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta, Jumat (24/5/2024). Foto: YouTube/PDI Perjuangan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada Rakernas V di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta, Jumat (24/5/2024). Foto: YouTube/PDI Perjuangan

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidatonya di Rakernas V PDIP. Ia menyinggung soal oposisi dan koalisi.

Kata Megawati, dalam sistem negara presidensial, tidak ada parpol koalisi maupun oposisi.

"Yang lucu begini. ibu kalau kami koalisi enggak bisa. Saya langsung bilang begitu. Karena anak-anakku tersayang harus di-stressing bahwa banyak sekali mereka yang salah. Sistem ketatanegaraan kita adalah presidensial, jadi bukan parlementer," kata Megawati di Beach City Internasional Stadium, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (24/5).

Sikap PDIP usai Pilpres 2024 memang masih ditunggu. Setelah Ganjar-Mahfud MD kalah, apakah mereka akan berada di dalam pemerintahan Prabowo-Gibran, atau jadi oposisi.

Megawati pun menyebut lagi, di dalam sistem negara saat ini, tak mengenal koalisi atau sebaliknya.

Jadi kita ini enggak ada koalisi lalu oposisi. Jadi memang agak susah sebetulnya karena kalau tidak ikut lalu apa ya? Saya bilang, kerja sama, karena begitulah tidak bisa koalisi. Karena kita nanti sistemnya parlementer.

--Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Sekilas Rakernas V

video youtube embed

Rakernas PDIP kali ini akan membahas konsolidasi partai menjelang Pilkada 2024 yang digelar pada November mendatang.

Selain soal Pilkada 2024, PDIP juga akan memutuskan sikap partai terhadap pemerintahan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Hingga saat ini, PDIP belum memutuskan apakah akan menjadi oposisi atau bergabung dengan pemerintahan baru.

Hal lain yang menarik dalam Rakernas kali ini adalah PDIP tidak mengundang Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. PDIP beralasan, acara kali ini bersifat internal.