Megawati Terima Laporan Gempa NTT, PDIP Salurkan Bantuan Rp 545 Juta

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyaksikan pertandingan final Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Senin (24/8/2026). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyaksikan pertandingan final Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Senin (24/8/2026). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menerima laporan langsung terkait kondisi masyarakat dan aksi kemanusiaan yang digalang DPD PDIP Nusa Tenggara Timur (NTT) bagi korban gempa bumi.

Laporan tersebut disampaikan Ketua DPD PDIP NTT Yunus Takandewa di sela-sela pertandingan final Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (24/8) malam.

Yunus, yang didampingi Ketua DPP PDIP sekaligus inisiator turnamen, M. Prananda Prabowo, mendatangi balkon VIP dari arah lapangan untuk menyampaikan kondisi warga terdampak gempa di NTT.

Megawati mendengarkan laporan Yunus mengenai situasi masyarakat di lokasi bencana. Sembari menepuk pundak Yunus, Megawati menyampaikan amanat untuk masyarakat terdampak.

“Sampaikan salam kepada seluruh masyarakat Flores yang terdampak. Kuat ya, terus bersama mereka,” kata Megawati sebagaimana ditirukan Yunus di Stadion GBT Surabaya, Senin (24/8).

Penampilan kesenian daerah dalam pembukaan final Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Senin (24/8/2026). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan

Sebelumnya, Yunus menerima dana bantuan gotong royong senilai Rp 545 juta yang dihimpun dari solidaritas selama gelaran Soekarno Cup 2026.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Prananda Prabowo untuk membantu penanganan bencana di NTT.

Aksi kepedulian juga dilakukan sebelum pertandingan final dimulai. Panitia, seluruh pemain, dan penonton mengheningkan cipta serta berdoa bersama bagi korban gempa.

Yunus menyampaikan terima kasih kepada Megawati, Prananda Prabowo, DPP PDIP, dan seluruh kader dari berbagai daerah yang memberikan dukungan kepada masyarakat NTT.

“Terima kasih atas kepedulian Ibu Megawati Soekarnoputri, Mas Prananda, jajaran DPP, serta seluruh keluarga besar PDI Perjuangan dari berbagai daerah di Indonesia yang telah hadir dan membantu masyarakat NTT dengan berbagai cara,” ucap Yunus.

Sejumlah anak mengambil air di dekat tenda pengungsian korban gempa di Dampek, Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (22/8/2026). Foto: Hendra Nurdiyansyah/ANTARA FOTO

Soekarno Cup Jadi Ajang Solidaritas untuk Korban Gempa

Rangkaian Soekarno Cup 2026 ditutup dengan pertandingan final antara Tim Banteng Jawa Barat dan Tim Banteng Bali di Stadion GBT Surabaya.

Sebelum kick-off, panitia mengumumkan penyaluran bantuan kemanusiaan senilai Rp 545 juta bagi masyarakat terdampak gempa bumi di NTT. Penyerahan bantuan tersebut disaksikan peserta dan penonton, termasuk Megawati.

Prananda menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Yunus. Dalam kegiatan itu, Prananda didampingi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup 2026 Komarudin Watubun.

Panitia menyebut Soekarno Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi sepak bola, tetapi juga wadah untuk memupuk kepedulian sosial dan semangat gotong royong.

“Jadi bukan hanya mencari pemenang, tapi malam hari ini semua mata di Soekarno Cup 2026 juga melihat bagaimana saudara-saudara kita yang terjadi musibah di NTT. Malam hari ini adalah bentuk solidaritas untuk mengirimkan doa kepada seluruh keluarga kita yang terkena musibah di NTT,” ujar pembawa acara Soekarno Cup 2026.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, turnamen tersebut digagas dari akar rumput untuk membina karakter, disiplin, kerja sama tim, dan prestasi olahraga.

“PDI Perjuangan meletakkan DNA sepakbola berbasis kemampuan teknik sepakbola yang menjadi basis kemampuan individu dan disatukan dalam kerja sama tim, lengkap dengan nilai-nilai sportivitas dan ketaatan pada aturan main, serta berdedikasi pada bangsa dan negara,” ujar Hasto.

Penampilan kesenian daerah dalam pembukaan final Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Senin (24/8/2026). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan

Sementara Ketua Panitia Pusat Soekarno Cup 2026 Komarudin Watubun mengatakan turnamen tersebut menggunakan wasit berstandar Liga 1 dan teknologi VAR.

“Ini bukti bahwa kita serius membangun sepak bola yang jujur, profesional, dan berkelas,” kata Komarudin dalam pidatonya.

Ia mengatakan sejumlah pemain yang tampil dalam turnamen tersebut telah dilirik klub Liga 2 dan Liga 3 Indonesia.

“Tercatat 10 orang pemain sudah dilirik oleh Liga 3, dan 4 pemain dilirik oleh klub Liga 2. Ini adalah bukti bahwa Soekarno Cup memiliki arti penting untuk membuka jalan bagi talenta-talenta akar rumput di berbagai pelosok tanah air menuju jenjang sepak bola profesional,” ucapnya.