Meksiko Minta Bantuan FBI Selidiki Pembantaian Warga Mormon AS

11 November 2019 15:24 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Keluarga melihat mobil milik salah satu keluarga Mormon Meksiko-Amerika yang terbakar karena diserang oleh orang tidak dikenal, di Bavispe, Sonora, Meksiko, Selasa (5/112019). Foto: REUTERS/Jose Luis Gonzalez
zoom-in-whitePerbesar
Keluarga melihat mobil milik salah satu keluarga Mormon Meksiko-Amerika yang terbakar karena diserang oleh orang tidak dikenal, di Bavispe, Sonora, Meksiko, Selasa (5/112019). Foto: REUTERS/Jose Luis Gonzalez
ADVERTISEMENT
Pemerintah Meksiko meminta bantuan Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) untuk menyelidiki pembantaian warga Mormon. Hingga saat ini kelompok bersenjata di balik pembantaian tersebut belum diketahui identitasnya.
ADVERTISEMENT
Diberitakan Reuters, permintaan bantuan ini disampaikan Kementerian Luar Negeri Meksiko dalam surat diplomatik kepada Kedutaan Besar AS pada Minggu (11/11).
Walau demikian, ada syarat yang harus dipenuhi jika FBI datang ke Meksiko. FBI harus mau bekerja sama dengan aparat di Meksiko dan dilarang membawa senjata.
Tentara berjaga saat sebuah truk derek membawa rongsokan mobil yang terbakar, milik anggota keluarga Mormon Meksiko-Amerika yang terbunuh, di Bavispe, Meksiko. Foto: REUTERS/Jose Luis Gonzalez
"Pemerintah Meksiko menegaskan komitmennya untuk menyelidiki fakta, untuk memberikan keadilan bagi keluarga korban," ujar pernyataan pemerintah Meksiko.
Sembilan warga Mormon AS, terdiri dari wanita dan anak-anak, tewas ditembaki pada Senin pekan lalu. Diduga mereka menjadi korban dalam perang antar kartel narkotika di Meksiko.
FBI dalam pernyataannya menyatakan bersedia membantu penyelidikan untuk mengungkap pembantaian tersebut. "FBI berkomitmen bekerja sama dengan mitra internasional kami untuk menyeret pelaku kejahatan keji ini ke pengadilan," ujar pernyataan FBI.
ADVERTISEMENT