Melihat Demografi 3.104 Calon Kepala Daerah di Pilkada 2024

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Pemilu. Foto: Dok. Kemenkeu
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pemilu. Foto: Dok. Kemenkeu

Masyarakat Indonesia akan memilih kepala daerah di Pilkada 2024 pada November mendatang. Pilkada 2024 diramaikan oleh 1.552 paslon atau 3.104 orang calon kepala dan wakil kepala daerah yang tersebar di 37 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota.

kumparan kemudian mengolah data terkait calon pemimpin daerah dari situs https://infopemilu.kpu.go.id/Pemilihan/Pasangan_calon. Lantas, seperti apa fakta-faktanya?

Daftar Lengkap 1.152 Paslon Kepala Daerah di Pilkada 2024

Table Embed

Menampilkan 10 data dari 1553 data

No
Provinsi
Wilayah Pemilihan
Calon
Calon Wakil
1
PROVINSI ACEH
KABUPATEN ACEH BARAT
H. KAMARUDDIN,SE
ADI ARIYADI
545
2
PROVINSI ACEH
KABUPATEN ACEH BARAT
TARMIZI, SP., MM
SAID FADHEIL, SH
3
PROVINSI ACEH
KABUPATEN ACEH BARAT DAYA
Dr. SAFARUDDIN, S.Sos., M.S.P.
ZAMAN AKLI, S.Sos
4
PROVINSI ACEH
KABUPATEN ACEH BARAT DAYA
H. SALMAN ALFARISI, S.T.
YUSRAN, S.E.
5
PROVINSI ACEH
KABUPATEN ACEH BARAT DAYA
Ir. H. JUFRI HASANUDDIN, M.M.
Ir. M. FAKHRUDDIN
6
PROVINSI ACEH
KABUPATEN ACEH BESAR
Muharram Idris (Syech Muharram)
Drs. Syukri
7
PROVINSI ACEH
KABUPATEN ACEH BESAR
Tgk.H. Musannif, SH
Ir. Sanusi Hasyim, MM
8
PROVINSI ACEH
KABUPATEN ACEH BESAR
H. MUKHLIS BASYAH, S.Sos.
TGK. MUHAMMAD JAZULI, ( ABATI )
9
PROVINSI ACEH
KABUPATEN ACEH BESAR
Ir. H. Mawardi Ali
Tgk. H. Irawan Abdullah, S.Ag., MM.
10
PROVINSI ACEH
KABUPATEN ACEH JAYA
MUHAMMAD NAZARUDDIN. US
HENDRI HARIYANTO

1 - 10 dari 1553 baris

kumparan post embed

111 Paslon Cuma Didukung 1 Parpol

Berdasarkan olah data yang telah kami lakukan, terdapat tiga klasifikasi paslon berdasarkan parpol pendukungnya. Ada yang didukung oleh lebih dari satu parpol, didukung satu parpol, atupun independen.

Sebanyak 1.388 paslon dari 1.552 paslon didukung lebih dari satu parpol. Sebanyak 111 paslon didukung oleh satu parpol. Hanya ada 53 paslon yang mendaftarkan diri secara independen.

embed from external kumparan

Daerah dengan rasio paslon yang diusung satu parpol paling banyak berada di Sulawesi Utara, yakni 12 paslon. Sementara itu, provinsi dengan paslon independen terbanyak berada di Aceh, yakni 11 paslon. Baca selengkapnya di sini.

kumparan post embed

37 Daerah Lawan Kotak Kosong di Pilkada 2024

Sebanyak 37 wilayah pemilihan dengan paslon tunggal akan menghadapi kotak kosong pada Pilkada 2024. Angka ini menjadi yang tertinggi selama gelaran pemilihan kepala daerah di Indonesia.

embed from external kumparan

Masyarakat yang berada di daerah dengan kotak kosong akan mencoblos surat suara dua kolom berisi foto paslon dan kolom kosong. Kampanye pun dapat dilakukan oleh paslon maupun pendukung kotak kosong.

Apabila kotak kosong mendapat >50% suara, maka akan dilakukan pemilihan ulang pada September 2025. Pemilihan pada 2025 akan berlangsung sekitar enam bulan, dimulai Maret.

Berdasarkan olah data, wilayah pemilihan dengan paslon tunggal terbanyak berada di Provinsi Jawa Timur dan Sumatera Utara. Masing-masing provinsi mempunyai 5 wilayah pemilihan yang akan melawan kotak kosong.

kumparan post embed

64 Calon Kepala Daerah Berstatus Mantan Terpidana

Sebelum adanya UU No 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Perppu No 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, syarat calon kepala daerah adalah tidak pernah menjadi terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Tetapi, sejak dikeluarkannya UU tersebut, ada keterangan tambahan mengenai persyaratan maju calon kepala daerah bagi mantan narapidana. Syaratnya adalah sudah mengumumkan kepada masyarakat luas bahwa ia telah menjadi terpidana berdasarkan putusan pengadilan yag telah memperoleh kekuatan hukum.

Table Embed

Menampilkan 10 data dari 64 data

No
NAMA
JENIS PEMILIHAN
WILAYAH PEMILIHAN
STATUS HUKUM
PARTAI
1
Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE
Gubernur
PROVINSI SULAWESI UTARA
Mantan terpidana yang telah selesai menjalani masa pidana
Partai Amanat Nasional,PARTAI PERINDO,Partai Solidaritas Indonesia,Partai NasDem,Partai Keadilan Sejahtera,Partai Kebangkitan Bangsa,Partai Golongan Karya,Partai Gerakan Indonesia Raya
2
dr ELLY ENGELBERT LASUT,ME
Gubernur
PROVINSI SULAWESI UTARA
Mantan terpidana yang telah selesai menjalani masa pidana
Partai Kebangkitan Nusantara,Partai Demokrat,Partai Buruh,Partai Bulan Bintang
3
DULMUSRID
Bupati
KABUPATEN ACEH SINGKIL PROVINSI ACEH
Mantan terpidana yang telah selesai menjalani masa pidana
Partai Amanat Nasional,Partai Solidaritas Indonesia,Partai Kebangkitan Bangsa,Partai Aceh,Partai Golongan Karya,Partai Bulan Bintang,Partai Persatuan Pembangunan,Partai Gerakan Indonesia Raya
4
SAMSUARDI,S.H.
Bupati
KABUPATEN NAGAN RAYA PROVINSI ACEH
Mantan terpidana yang telah selesai menjalani masa pidana
Partai Keadilan Sejahtera,Partai Aceh
5
AZHAR BINTANG, S.H.
Wakil Bupati
KABUPATEN DAIRI PROVINSI SUMATERA UTARA
Mantan terpidana yang telah selesai menjalani masa pidana
Partai NasDem,Partai Gerakan Indonesia Raya
6
HARIRO HARAHAP, S.E.,M.Si
Bupati
KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA PROVINSI SUMATERA UTARA
Mantan terpidana yang telah selesai menjalani masa pidana
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,PARTAI PERINDO,Partai Kebangkitan Bangsa,Partai Persatuan Pembangunan
7
JON FIRMAN PANDU,S.H
Bupati
KABUPATEN SOLOK PROVINSI SUMATERA BARAT
Mantan terpidana yang telah selesai menjalani masa pidana
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,Partai Keadilan Sejahtera,Partai Gerakan Indonesia Raya
8
H. DANI. M. NURSALAM, S.Pi., M.Si
Wakil Bupati
KABUPATEN INDRAGIRI HILIR PROVINSI RIAU
Mantan terpidana yang telah selesai menjalani masa pidana
Partai Amanat Nasional,Partai Kebangkitan Bangsa
9
Drs. H. Muhammad Madel
Bupati
KABUPATEN SAROLANGUN PROVINSI JAMBI
Mantan terpidana yang telah selesai menjalani masa pidana
10
Drs. H. A.HARRIS.AB,M.M
Wakil Bupati
KABUPATEN SAROLANGUN PROVINSI JAMBI
Mantan terpidana yang telah selesai menjalani masa pidana
Partai Amanat Nasional,PARTAI PERINDO,Partai Solidaritas Indonesia,Partai Buruh,Partai Gerakan Indonesia Raya

1 - 10 dari 64 baris

Jika dikelompokkan berdasarkan jenis pemilihan calon kepala daerah, ada 17 calon bupati, 19 calon wakil bupati, 10 calon wali kota, 6 calon wakil wali kota, dan 2 calon gubernur yang merupakan mantan narapidana.

kumparan post embed

Calon Kepala Daerah Laki-laki Mendominasi

Dari 3.104 orang calon pemimpin daerah, 2.773 di antaranya adalah laki-laki. Calon perempuan hanya ada 331 orang. Secara umum, proporsi laki-laki dan perempuan di Pilkada 2024 mencapai 9 banding 1.

embed from external kumparan

Semua provinsi pada dasarnya memiliki proporsi laki-laki yang lebih banyak dibanding perempuan. Bahkan, ada 4 provinsi yang keseluruhan calon pemimpinnya adalah laki-laki. Provinsi tersebut adalah Papua Pegunungan, Bali, Kalimantan Utara, dan DKI Jakarta.

Provinsi dengan jumlah calon pemimpin laki-laki terbanyak adalah Aceh dengan 152 orang. Sedangkan, provinsi dengan jumlah calon pemimpin perempuan terbanyak berada di Jawa Tengah dengan 37 orang.

kumparan post embed

20,08% Calon Kepala Daerah Milenial

Calon kepala daerah di Pilkada 2024 didominasi oleh generasi X, yaitu orang yang lahir di rentang 1965 sampai 1980. Sebanyak 1.858 orang atau 59,9% calon kepala daerah adalah Gen X.

Generasi kedua terbanyak adalah Milenial dengan jumlah 647 orang. Milenial lahir di rentang tahun 1981-1996. Di peringkat ketiga ada Baby Boomer (1946-1964) sebanyak 568 orang.

embed from external kumparan

Persentase Gen Z atau mereka yang lahir di antara 1997 hingga 2012 hanya 0,9% atau 29 orang.

Calon pemimpin daerah termuda di Pilkada 2024 adalah Serena Cosgrova Franscies, S.Sos. dengan usia 25 tahun 12 hari. Ia akan berlaga memperebutkan posisi Walikota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Serena Cosgrova Franscies, Calon Kepala Daerah Termuda di Pilkada 2024. Foto: Instagram/ @serenafrancis_

Sementara itu, generasi tertua yang akan mengisi Pilkada 2024 adalah Pre-Boomer, yaitu orang dengan kelahiran kurang dari 1944 sampai 1945. Hanya ada 2 orang Pre-Boomer yang tersebar di Jambi dan DI Yogyakarta.

kumparan post embed

Drs. H. Muhammad Madel menjadi calon wakil kepala daerah tertua. Dengan usia 80 tahun, 2 bulan, 9 hari, ia berada di wilayah pemilihan Kabupaten Sarolangun, Jambi, sebagai calon bupati.

Sedangkan, calon kepala daerah tertua adalah H. Sukamto, S.H. yang berusia 79 tahun, 1 bulan, 22 hari. Ia akan berlaga merebut posisi Bupati Sleman, DI Yogyakarta.

Sukamto, calon kepala daerah tertua di Pilkada 2024. Foto: Dok. Istimewa
kumparan post embed

Tingkat Pendidikan Calon Pemimpin Daerah

Dari 3.104 orang yang mengikuti kompetisi pemilihan kepala daerah 2024, ada 64 orang yang tidak mencantumkan riwayat akhir pendidikan mereka.

Diketahui ada lulusan SMP dan SD di antara mereka. Padahal, UU Pilkada menyebut minimal pendidikan kepala daerah adalah SMA.

Salah satu calon kepala daerah yang menyalahi aturan ini adalah Selfinus Kainama yang akan berebut posisi calon wakil bupati Kabupaten Seram Bagian Barat.

Calon pemimpin daerah paling banyak menyelesaikan studinya di jenjang S2. Sebanyak 1.155 dari 3.104 orang lulus S2. Disusul dengan lulusan S1 sebanyak 35,05% atau 1.088 orang. Selebihnya, diagram di bawah ini menyajikan data tingkat pendidikan seluruh calon kepala dan wakil kepala daerah.

embed from external kumparan

Urutan provinsi dengan proporsi calon kepala dan wakil kepala daerah lulusan S3 terbanyak adalah DKI Jakarta (66,67%), Sulawesi Barat (18,42%), Kalimantan Utara (16,67%), dan yang paling sedikit adalah Papua Barat (2,78%).

Sementara itu, proporsi calon kepala dan wakil kepala daerah dengan lulusan SMA terbanyak ada di Sulawesi Utara (30,61%).

kumparan post embed

Reporter: Aliya R Putri