Melihat Jalan Beda Tinggi di Penjaringan yang Sering Bikin Mobil Terperosok

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jalan Inspeksi Kali Duri yang beda tinggi di Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (26/10/2025). Foto: Jonathan Devin/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Jalan Inspeksi Kali Duri yang beda tinggi di Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (26/10/2025). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Jalan Inspeksi Kali Duri, Penjaringan, Jakarta Utara, belakang ramai jadi perbincangan. Sebabnya, 2 lajur pada jalan tersebut memiliki ketinggian berbeda, menyebabkan banyak mobil sering terperosok.

kumparan mendatangi lokasi tersebut pada Minggu (26/10). Di sana, memang terdapat sebuah jalan yang berada tepat di pinggir Kali Angke.

Jalannya terdiri dari dua lajur, total lebarnya hanya sekitar 5 meter. Satu lajur hanya pas untuk dilalui satu mobil mini bus.

Salah satu lajur sudah ditinggikan menggunakan beton, sementara lajur lainnya belum. Perbedaan ketinggian dua lajur itu kerap menyebabkan banyak mobil terperosok.

"Kemarin juga banyak kejadian-kejadian. Mobil jatuh," ucap Ketua RW setempat, Eko Haryanto, saat ditemui.

Jalan Inspeksi Kali Duri yang beda tinggi di Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (26/10/2025). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Jalan yang beda tinggi itu panjangnya sekitar 500 meter. Tak ada pembatas antara lajur yang sudah ditinggikan dengan yang belum.

Namun setelah viral ada sebuah mobil yang terperosok, Dinas Bina Marga membuat marka batas jalan dengan cat warna kuning. Rencananya, akan dibuat juga pembatas jalan di sepanjang jalur tersebut.

"Pas viral kemarin tuh baru di cat. Nah tuh sekarang dipasang kanstin (beton) tuh," kata Eko.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pengecekan jalan tersebut. Gubernur Jakarta, Pramono Anung, berencana akan turun langsung.

“Hari Senin saya ke sana (Kali Duri) karena memang ada kemiringan dan itu sejak tahun 2016,” kata Pramono di Jakarta International Velodrome, Kamis (23/10).

Pramono mengatakan, sebelum melakukan peninjauan, pihaknya juga sudah meminta Dinas Bina Marga DKI untuk melakukan inspeksi langsung. Ia menyebut, permasalahan apa pun di Jakarta harus segera ditangani.

“Saya sudah meminta untuk itu segera dilihat oleh Dinas Bina Marga. Saya Senin akan ke sana karena memang apa pun, sekecil sedikit apa pun, tentunya harus kita tangani,” ujarnya.