Melihat Jalur Sepeda 32 Km di Jalan Lintas Kota di Korea Selatan

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengendara sepeda dan pejalan kaki melewati sungai Han dan cakrawala kota Seoul. Foto: Ed Jones / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Pengendara sepeda dan pejalan kaki melewati sungai Han dan cakrawala kota Seoul. Foto: Ed Jones / AFP

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengusulkan Kementerian PUPR untuk membuat jalur sepeda di tol.

Rencananya jalan tol yang akan digunakan adalah yakni Tol Wiyoto Wiyono.

Rencana Pemprov DKI Jakarta itu, hampir serupa dengan apa yang sudah dilakukan Korea Selatan.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersepeda melintasi jalur sepeda di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (20/9/2019). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Namun, ada beberapa perbedaan dari antara apa yang berlaku di Korea Selatan dan di Jakarta nantinya.

Di Korsel, jalur sepeda khusus yang sudah dibuka sejak 2015, tidak terletak di jalan tol, namun, di jalan raya nasional yang menghubungkan kota Daejeon dan Sejong yang berjarak 20 miles atau 32 kilometer.

Jalur sepeda itu terletak di tengah jalan raya antar kota itu. Di setiap jalurnya terdapat tiga lintasan, demikian dikutip dari Renewsable.

Dari video terlihat jalur sepeda antar kota terlihat begitu rapi.

embed from external kumparan

Agar pesepeda merasa aman, terdapat pula penghalang yang memisahkan jalur sepeda dan mobil. Penghalang itu memastikan sepeda dan kendaraan bermotor tidak tercampur dalam satu jalur.

Jalur sepeda itu juga dilengkapi panel kanopi tenaga surya. Bukan cuma melindungi pesepeda dari hujan dan panas, benda itu dapat pula menyalurkan energi untuk menjadi menyalakan lampu di sepanjang jalur.

Dengan adanya panel tersebut, di jalur itu terdapat juga rangkaian stasiun pengisian daya untuk sepeda listrik.

embed from external kumparan