Melihat Jemaah Naqsybandiyah di Padang Gelar Tarawih Perdana Malam Ini

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jemaah Tarekat Naqsabandiyah melaksanakan salat tarawih pertama di Musala Ma'mur, Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (16/2/2026). Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Jemaah Tarekat Naqsabandiyah melaksanakan salat tarawih pertama di Musala Ma'mur, Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (16/2/2026). Foto: kumparan

Jemaah Tarekat Naqsyabandiyah di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), telah melangsungkan salat tarawih pada Senin (16/2) malam.

Salat tarawih perdana ini dilaksanakan di Surau Baru dan Musala Baitul Ma'mur, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

Jemaah Tarekat Naqsabandiyah bakal lebih dulu menjalankan puasa Ramadan 1447 Hijriah, yakni Selasa (17/2). Penetapan ini berbeda dengan pemerintah yang baru akan menggelar sidang isbat 1 Ramadan pada hari tersebut.

Pantauan kumparan di Musala Baitul Ma'mur, terdapat puluhan jemaah Tarekat Naqsyabandiyah memenuhi musala. Mereka terlihat serius mendengarkan kultum yang disampaikan khatib sebelum salat tarawih dimulai.

Jemaah Tarekat Naqsabandiyah melaksanakan salat tarawih pertama di Musala Ma'mur, Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (16/2/2026). Foto: kumparan

Selanjutnya, sekitar pukul 20.55 WIB, salat tarawih dimulai, jemaah tampak khusyuk. Salat tarawih yang dilaksanakan sebanyak 23 rakaat berikut degan witir, selesai pukul 22.10 WIB.

"Alhamdulillah pelaksanaan tarawih malam ini serentak di beberapa titik untuk jemaah Tarekat Naqsyabandiyah," ujar Imam Musala Baitul Ma'mur, Alfitman, diwawancarai usai salat tarawih.

Jemaah Tarekat Naqsabandiyah melaksanakan salat tarawih pertama di Musala Ma'mur, Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (16/2/2026). Foto: kumparan

Alfitman mengungkap, para Jemaah Tarekat Naqsabandiyah mulai menjalankan puasa Ramadan 1447 Hijriah pada Selasa (17/2). Penetapan ini berdasarkan penuh perhitungan.

"Kami berdasarkan hisab, rukyat, dan dalil kias. Kami punya kalender. Sehingga besok puasa, dan malam ini sudah mulai tarawih," kata dia.