Melihat Jembatan Danau 'Taman Cadika Medan' yang Roboh, Fondasinya Terangkat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jembatan penyeberangan danau di Taman Cadika, Kota Medan, Selasa (15/10/2024). Dok: Vosa/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Jembatan penyeberangan danau di Taman Cadika, Kota Medan, Selasa (15/10/2024). Dok: Vosa/kumparan

Jembatan penyeberangan danau di Taman Cadika, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, roboh karena overcapacity pada Minggu (13/10).

kumparan pun melihat langsung kondisi terkini jembatan Taman Cadika untuk melihat pada Selasa (15/10).

Di lokasi, ada dua jembatan dengan model yang sama. Jembatan pertama ada di bagian depan taman. Jembatan ini adalah jembatan yang masih utuh.

Jembatan penyeberangan danau di Taman Cadika, Kota Medan, Selasa (15/10/2024). Dok: Vosa/kumparan

kumparan pun mencoba menaiki jembatan itu bersama 5 orang tamu lainnya. Saat berada di atas, jembatan ini memang cukup bergoyang meski hanya ada 5 orang di atasnya.

Sementara, jembatan kedua berada di bagian belakang taman. Ini merupakan jembatan yang roboh. Kondisinya sudah dipasangi garis polisi.

Jembatan penyeberangan danau di Taman Cadika, Kota Medan, Selasa (15/10/2024). Dok: Vosa/kumparan

Terlihat, fondasi dari jembatan ini dalam kondisi terangkat. Sementara, pengait jembatan juga terlepas. Hal ini sama seperti apa yang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Medan Topan Obaja.

Padahal, bila dilihat, ada papan pengumuman yang dipasang di pintu masuk jembatan. Pengumuman itu bertuliskan jumlah maksimal pengunjung di atas jembatan adalah 20 orang.

Jembatan penyeberangan danau di Taman Cadika, Kota Medan, Selasa (15/10/2024). Dok: Vosa/kumparan

Ade, salah satu pengunjung di sana, mengaku geram mengetahui robohnya jembatan tersebut.

Sebagai orang yang terbiasa olahraga di sana, ia mengaku heran kenapa masyarakat tak mengindahkan aturan soal jumlah maksimal kapasitas jembatan.

“Ya itu deh (padahal kapasitas 20 orang), aku bilang welcome to Indonesia, khususnya welcome to Medan. Yang mungkin segala peringatan itu mungkin jarang diindahkan padahal untuk keselamatan diri sendiri,” kata Ade di lokasi.

“Harus dibiasakan sih untuk antre, disiplin, baca keterangan, egonya diturunin,” sambungnya.

Kata Pemko Medan

Jembatan penyeberangan danau di Taman Cadika, Kota Medan, Selasa (15/10/2024). Dok: Vosa/kumparan

Terkait hal ini, Pemko Medan memastikan jembatan roboh lantaran overcapacity. Muatannya 4 kali lipat dari standar jembatan.

Selain itu, saat kejadian, ada pula remaja yang menggenjot-genjot jembatan. Hal ini diduga jadi salah satu penyebab robohnya jembatan.

Jembatan penyeberangan danau di Taman Cadika, Kota Medan, Selasa (15/10/2024). Dok: Vosa/kumparan

Sementara, Plt Wali Kota Medan Aulia Rachman menyebut pihak akan segera memperbaiki jembatan yang berada di Kecamatan Medan Johor itu.

Saat ini, katanya, Pemko Medan sedang merancang jembatan baru.

Jembatan penyeberangan danau di Taman Cadika, Kota Medan, Selasa (15/10/2024). Dok: Vosa/kumparan

“Lagi dirancang oleh dinas terkait. Secepatnya,” kata Aulia pada Selasa (15/10)

Meski begitu, Aulia belum dapat memastikan kapan perbaikan akan dimulai.

Jembatan penyeberangan danau di Taman Cadika, Kota Medan, Selasa (15/10/2024). Dok: Vosa/kumparan