Melihat Keris Sebagai Seni Bukan Benda Supranatural

Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI) mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) karena menjadi pelopor dalam perayaan pameran keris di Indonesia.
Baca juga: Ahok Tanggapi Intervensi JK di Kemenangan Anies-Sandi
Wakil ketua DPR RI, Fadli Zon, yang sekaligus sebagai ketua umum SNKI, secara langsung menerima penghargaan tersebut. Sedangkan bagi MURI, hal ini cukup penting karena menjadi semangat menjaga nilai-nilai adiluhung bangsa Indonesia.
"Dicatatnya sebagai rekor karena ini hari pertama peringatan keris," ungkap Yusuf Ngadri perwakilan dari MURI, di Museum Pusaka, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Kamis (4/5/2017).

"Tentu subjeknya harus ke keris dulu warisan budaya adiluhung. Warisan budaya yang juga mendapat perhargaan budaya kemanusiaan oleh UNESCO. Budaya ini yg harus kita lestarikan dan kembangkan," jelasnya.
Yusuf pun mengatakan pameran ini merupakan rangkaian dari kegiatan hari Keris sedunia. Pameran ini merupakan pameran pertama bagi para pecinta keris di Indonesia.
"Pada akhirnya penggiat, komunitas dan pecinta keris membuat kongres yang memperingati 19 april sebagai hari keris dan ini perayaan pertama," tambahnya.

Yusuf berharap dengan adanya pameran keris tersebut, para generasi muda bisa mengenal keris dari sisi budaya dan tidak hanya dari sisi mistisnya saja.
"Harapannya tentu kami sebagai pewaris itu harus menghargai dengan kapasitas masing-masing. Sekarang generasi berikut semakin luntur. Minimal dilihat sebagai seni. Bukan sebagai supranatural," tutupnya.
Pada peringatan hari keris sedunia ini, sejumlah tokoh hadir. Diantaranya, wakil ketua DPR RI, Fadli Zon, musisi Ahmad Dhani, serta komedian, Komeng. Selain itu, tokoh yang bergerak di bidang perkerisan Indonesia serta perwakilan dari TMII juga hadir.
