Melihat Kesiapan Hotel Madinah Sambut Jemaah Haji Indonesia

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) memastikan kesiapan seluruh hotel di Madinah tempat jemaah haji menginap. Berbagai keperluan akomodasi jemaah Indonesia di hotel telah lengkap dan siap ditempati.
kumparan ikut melihat pemeriksaan terakhir hotel di Madinah, Arab Saudi, selang beberapa jam sebelum kloter pertama jemaah haji Indonesia mendarat, Sabtu (6/7). Hotel ini bernama Isyraq al Bustan yang berada di sektor tiga Markaziya sekitar Masjid Nabawi.
Petugas haji Indonesia yang tergabung dalam PPIH menyambangi kamar untuk memastikan kesiapan akomodasi. Mulai dari kebersihan, kelengkapan handuk, air, pendingin udara, hingga faktor keselamatan seperti tangga darurat dicek kembali untuk kenyamanan jemaah.
"Semuanya sudah siap untuk menyambut jemaah," kata Ketua Sektor Tiga PPIH Saudi, Jamal M Marki, kepada wartawan.
Jamal mengatakan hotel tersebut berkapasitas 560 tempat tidur untuk jemaah haji. Isyraq Al Bustan telah disewa full musim oleh pemerintah, artinya hotel ini hanya diperuntukkan bagi jemaah Indonesia selama musim haji tahun ini.
Pantauan kumparan, kamar hotel berisikan 3-5 tempat tidur jenis single bed. Tempat tidurnya empuk dan pendingin kamar cukup nyaman untuk mendinginkan jemaah setelah berada di suhu Madinah yang mencapai 40 derajat Celcius.
Setiap kamar memiliki kamar mandi dengan pancuran dan toilet duduk. Di setiap lantainya telah disediakan dua galon air di dispenser untuk minum jemaah.
Hotel 10 lantai ini hanya terletak 140 meter dari Masjid Nabawi sehingga sangat strategis bagi pelaksanaan ibadah Arbain jemaah. Arbain adalah shalat berjamaah 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi.
"Hotel ini berada di daerah barat, dekat pintu 7 Masjid Nabawi," kata Jamal.
Jemaah juga akan mendapatkan pelayanan katering tiga kali sehari. Lokasi makan terdapat di lantai dua hotel yang bisa memuat lebih 400 orang.
Sebanyak 1.800 jemaah haji gelombang pertama dari empat kloter Surabaya dan Batam akan tiba di Bandara Internasional Prince Muhammad bin Abdul Aziz. Kloter pertama embarkasi Surabaya akan tiba sekitar pukul 10.00 pagi waktu setempat dan menginap di Isyraq Al Bustan.
