Melihat Lahan BMKG di Tangsel: Posko GRIB Dihancurkan, Pengamanan Diperkuat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Puing bekas tempat perlombaan burung kicau di Lahan BMKG yang dibongkar Polda Metro Jaya, Pondok Betung, Kota Tangeran Selatan, Banten, Minggu (25/5/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Puing bekas tempat perlombaan burung kicau di Lahan BMKG yang dibongkar Polda Metro Jaya, Pondok Betung, Kota Tangeran Selatan, Banten, Minggu (25/5/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

kumparan mendatangi lahan milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Pondok Betung, Kota Tangerang Selatan, Banten pada Minggu (25/5). Sebelumnya lahan itu diduduki oleh organisasi masyarakat (ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB).

Pantauan pada pukul 09.30 WIB, tampak garis polisi dan plang penyelidikan dari Polda Metro Jaya masih terpasang di depan lahan. Plang milik BMKG juga masih berdiri. Sementara itu, plang milik GRIB Jaya kini sudah hilang.

Plang milik BMKG dan plang penyelidikan Polda Metro Jaya di lahan BMKG, Pondok Betung, Kota Tangerang Selatan, Banten, Minggu (25/5/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Area lahan itu ditutup beton dan seng-seng tinggi di pintu masuk lahan. Satuan pengamanan (satpam) dari pihak BMKG juga berjaga ketat di lokasi. Orang yang hendak masuk dibatasi dan diharuskan meminta izin kepada petugas.

Satpam BMKG dan pemasangan pagar oleh BMKG di Lahan BMKG, Pondok Betung, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (25/5/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Di area depan lahan, dijadikan trotoar, tampak bangunan semi permanen yang dulunya digunakan untuk berdagang sudah diratakan. Namun, puing-puing bangunan seperti kayu, seng, dan bekas atap masih berserakan di sekitar trotoar.

Suasana Lahan BMKG Usai Pembongkaran Posko GRIB oleh Polda Metro Jaya, Pondok Betung, Kota Tangeran Selatan, Banten, Minggu (25/5/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

kumparan mencoba untuk masuk ke lahan tersebut. Tepat di pintu masuk, terdapat pos satpam BMKG berwarna hijau. Sebanyak tujuh orang satpam berjaga di area itu, sebagian tampak mengatur pekerja yang memasang pagar besi yang lebih permanen menggantikan seng-seng sebelumnya.

Di dalam lahan, terlihat puing-puing bekas posko GRIB Jaya yang kemarin dibongkar oleh Polda Metro Jaya. Sisa-sisa kayu, beton, dan seng berserakan, menandakan aktivitas pembongkaran yang masif sehari sebelumnya.

Selain itu, area yang sebelumnya dijadikan tempat perlombaan burung kicau juga sudah diratakan. Bekas tiang dan pagar pembatas kecil masih tampak di sekitar area tersebut.

Suasana di dalam lahan BMKG di Pondok Betung, Kota Tangerang Selatan, Banten, Minggu (25/5/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Sementara itu, di salah satu sisi lahan, masih berdiri kandang hewan kurban beserta beberapa ekor sapi. Menurut keterangan salah seorang satpam yang berjaga, penjualan hewan kurban di lokasi itu kemungkinan masih ditoleransi hingga Idul Adha mendatang.

Kadang hewan kurban di dalam Lahan BMKG, Pondok Betung, Kota Tangerang Selatan, Banten, Minggu (25/5/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Selain puing-puing bangunan, beberapa warung bekas tempat berdagang juga masih tampak. Meja kayu, lemari tua, mesin cuci, kulkas, dan beberapa perabotan lain milik para pedagang yang sempat berjualan di sana masih berserakan.

Terlihat pula sebuah mesin pom bensin mini bekas yang dibiarkan teronggok di lahan tersebut.

Perabotan warung, alat pom bensin mini, kulkas, hingga mesin cuci bekas pembongkaran oleh Polda Metro Jaya di lahan BMKG, Pondok Betung, Kota Tangerang Selatan, Banten, Minggu (25/5/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Lahan yang kini kembali dikuasai BMKG itu dulunya dipenuhi aktivitas lahan yang dikelola oleh GRIB Jaya. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa GRIB Jaya menarik uang dari para pedagang.

“Warung makan dan pedagang hewan mentransfer Rp 3,5 juta per bulan ke rekening Saudara Y (Ketua DPC GRIB Tangsel),” kata Ade. Sementara untuk para pedagang hewan kurban, mereka dikenai tarif Rp 22 juta hanya untuk membuka lapak.

Sekretaris Utama BMKG, Gusmanto, mengungkapkan bahwa GRIB Jaya telah menduduki lahan tersebut selama sekitar 2 hingga 3 tahun.

“Untuk kegiatan masifnya itu ada 2 hingga 3 tahunan lah,” ujar Gusmanto.

Plang milik BMKG dan plang penyelidikan Polda Metro Jaya di lahan BMKG, Pondok Betung, Kota Tangerang Selatan, Banten, Minggu (25/5/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Pada Sabtu (24/5) lalu, Polda Metro Jaya mengerahkan 426 personel dengan dukungan alat berat untuk membongkar posko GRIB Jaya.

Sebanyak 17 orang diamankan, termasuk 11 anggota GRIB Jaya dan enam orang dari ahli waris lahan. Salah satunya adalah Ketua DPC GRIB Tangsel berinisial Y.

Kini, lahan itu kembali dalam penguasaan BMKG. Meski demikian, sisa-sisa aktivitas yang sempat berlangsung beberapa tahun lalu masih jelas terlihat.

Perabotan warung, alat pom bensin mini, kulkas, hingga mesin cuci bekas pembongkaran oleh Polda Metro Jaya di lahan BMKG, Pondok Betung, Kota Tangerang Selatan, Banten, Minggu (25/5/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Perabotan warung, alat pom bensin mini, kulkas, hingga mesin cuci bekas pembongkaran oleh Polda Metro Jaya di lahan BMKG, Pondok Betung, Kota Tangerang Selatan, Banten, Minggu (25/5/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan