Melihat Lokasi Ditemukannya Kerangka Alvaro di Tumpukan Sampah Samping Kali

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lokasi penemuan jenazah Alvaro Kiano Nugroho di Jembatan Cilalay, Desa Cikadu, Kecamatan Tenjo, Bogor. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Lokasi penemuan jenazah Alvaro Kiano Nugroho di Jembatan Cilalay, Desa Cikadu, Kecamatan Tenjo, Bogor. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Korban penculikan dan pembunuhan, Alvaro Kiano Nugroho (6), ditemukan di bawah Jembatan Cilalay, Kecamatan Tenjo, Bogor. Ketika ditemukan, jasad bocah itu hanya tinggal tulang belulang.

Dari pantauan kumparan, Selasa (25/11), terlihat lokasi ditemukannya kerangka Alvaro berada tepat di sisi jalan yang terbilang sepi dari lalu lalang kendaraan. Kendaraan yang melintas terlihat didominasi truk.

Di lokasi temuan sudah dipasangi garis polisi, di sekitarnya hanya tampak semak dan air Kali Cirewed yang alirannya tak terlalu deras. Terlihat pula adanya sampah berserakan di sana yang didominasi batok kelapa hingga bungkusan plastik.

Namun demikian, jarak dari lokasi temuan mayat ke Polsek Tenjo dan Kantor Kecamatan Tenjo hanya sekitar 1,5 kilometer atau hanya memerlukan waktu sekitar 5 menit saja menggunakan motor.

Lokasi penemuan jenazah Alvaro Kiano Nugroho di Jembatan Cilalay, Desa Cikadu, Kecamatan Tenjo, Bogor. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Salah seorang warga sekaligus saksi yang menemukan kerangka Alvaro, A. Sunaryo, mengatakan kerangka bocah malang itu ditemukan dalam kondisi berupa tulang belulang yang tercecer di dalam sebuah kantong plastik berwarna hitam yang sudah rusak. Kantong plastik itu berada di antara tumpukan sampah.

"Tinggal tulang belulang. Bungkusannya udah rusak, udah berceceran, ada juga balut kain," kata dia kepada kumparan.

Kemungkinan, menurut Sunaryo, tulang belulang itu tercecer karena ulah hewan yang masih sering tampak di sekitar lokasi seperti ular jenis piton berukuran besar hingga biawak.

Lokasi penemuan jenazah Alvaro Kiano Nugroho di Jembatan Cilalay, Desa Cikadu, Kecamatan Tenjo, Bogor. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

"Banyak binatang buas, seperti biawak, ular juga. Itu tulang juga udah gak bersatu lagi, udah berceceran. Itu ada di tumpukan sampah paling bawah," ucap dia.

Sementara itu, Kapolsek Tenjo Iptu AM Zalukhu mengatakan lokasi tersebut memang kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah ilegal.

"Engga, cuma tempat sampah yang di sana itu sampahnya itu nggak pernah diambil sama DLH jadi sampahnya itu numpuk-numpuk. Pembuangan sampah yang tidak resmi lah," kata Kapolsek Tenjo Iptu AM Zalukhu saat dihubungi, Selasa (25/11)

Ia mengatakan, pencarian jasad Alvaro yang sudah menjadi kerangka itu dilakukan bersama dengan tim Polda Metro Jaya seusai mendapat keterangan dari tersangka, yang merupakan ayah tiri korban, Alex Iskandar (49 tahun).

"Pengakuan dari tersangka. Iya kita langsung mencari bareng-bareng dengan Polda Metro," tutur dia.

Setelah berhasil menemukan kerangka Alvaro, Polda Metro Jaya membawa kerangka Alvaro ke RS Polri untuk dilakukan autopsi.

Alvaro ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka di Kali Cirewed, di bawah Jembatan Cilalay pada Minggu (23/11). Tak lama berselang, polisi menangkap penculik dan pembunuh Alvaro yakni ayah tirinya, Alex Iskandar (49).

Alex kemudian dikabarkan meninggal dunia karena bunuh diri dengan cara gantung diri di ruangan konseling Polres Metro Jakarta Selatan.