Melihat Lokasi Penemuan Mayat Bocah 8 Tahun di Kamar Kos Penjaringan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana indekos TKP penemuan mayat bocah perempuan berumur 8 tahun di Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (22/9/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana indekos TKP penemuan mayat bocah perempuan berumur 8 tahun di Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (22/9/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Kos berbentuk ruko berwarna biru di Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, kini berubah menjadi lokasi yang mencekam. Ruko tiga lantai itu menjadi saksi bisu penemuan jasad bocah perempuan berusia 8 tahun, Minggu (21/9).

Bangunan tersebut semula dihuni sejumlah pekerja. Lantai satu dan dua disewakan sebagai kamar kos, sementara lantai tiga ditempati korban bersama ibunya. Namun, usai penemuan jasad korban, kos itu telah dikosongkan.

Saat kumparan mendatangi lokasi pada Senin (22/9), suasana lantai satu tampak gelap dan berdebu. Kamar-kamar sudah ditinggalkan, hanya menyisakan kasur dan lemari yang terbengkalai. Suasana terasa kumuh, hanya terdengar deru mesin air dari dalam kos.

Suasana indekos TKP penemuan mayat bocah perempuan berumur 8 tahun di Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (22/9/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Arip (42), Kepala keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut, menjadi salah satu saksi yang melihat langsung kondisi korban saat pertama kali ditemukan. Ia menuturkan, dirinya kebetulan sedang berada di pos keamanan ketika beberapa penghuni kos datang melapor.

“Saya ngelihat. Jadi posisinya udah telentang di lantai ya. Lantai penuh dengan darah. Kondisinya udah agak membusuk, udah bengkak,” kata Arip saat ditemui kumparan di lokasi.

Pada hari penemuan, sejumlah anak kos mencium bau busuk dari lantai atas. Menurut Arip, bau busuk yang tercium dari lantai tiga membuat para penghuni curiga. Mereka pun nekat naik untuk mengecek kamar korban yang berada di lantai tiga.

“Itu kan karena berhubung di situ tempat kos-kosan, penghuni kos yang merasa mencium bau-bau sesuatu yang tidak sedap kan. Akhirnya inisiatif mereka sendiri ya coba naik ke atas. Tanpa sepengetahuan si yang punya kos atau si ibu anak ini, ibu anak korban,” jelas Arip.

“Jadi pas begitu mereka tahu ibunya enggak ada di tempat, langsung dia inisiatif ke atas, ke lantai tiga. Karena kan dia adanya di atas tuh tempat si korban sama si ibunya,” lanjutnya.

Arip bersama ayah korban yang saat itu juga berada di pos keamanan kemudian ikut naik ke lantai tiga.

Ayah dan ibu korban sudah berpisah. Korban hanya tinggal bersama ibunya di kosan itu.

Ayah korban sehari-hari bekerja sebagai ojek online dan kerap singgah di daerah tersebut. Saat penemuan itu, kebetulan ayah korban sedang berada di lokasi dan ingin bertemu dengan sang anak.

Suasana indekos TKP penemuan mayat bocah perempuan berumur 8 tahun di Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (22/9/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Saat pintu dibuka, jasad korban ditemukan dalam kondisi telentang di lantai yang dipenuhi bercak darah.

“Pas dilihat ya ada kondisi jenazah udah membusuk, mereka ya dari pihak mereka yang ngekos langsung ke sini datang, menghampiri kita. Ngasih tahu bahwa ada penemuan mayat. Jadi kita segera ke sana, kita cek, benar,” jelas Arip.

Arip menambahkan "Kondisi kamar udah berantakan. Udah gitu juga bau aromanya ya udah enggak sedap."

Kos Milik Ibu Korban

Kos-kosan yang ditempati korban merupakan rumah milik ibunya. Sejak berpisah dengan suaminya, ibu korban hanya tinggal berdua dengan korban.

“Iya, orang tuanya udah pisah, udah enggak nyampur ke situ lagi. Kalau tinggal di situ, si perempuan ini, si ibu, tinggal udah dari kecil. Rumah pribadinya dia. Dia yang punya kosannya,” ujarnya.

Tim Inafis di TKP penemuan mayah bocah perempuan berumur 8 tahun di Penjaringan, Jakarta Utara. Foto: Dok. Istimewa

Kosan Dikosongkan, Penghuni Disuruh Pindah

Usai penemuan itu, kos pun langsung dikosongkan. Para penghuni kos disuruh untuk pindah.

“Kosong sama sekali, udah disuruh keluar semua, pindah. Pindah, kosongin. Jadi mau enggak mau, mereka ya harus begitu,” kata Arip.

Periksa Orang Tua Korban

Sebelumnya, polisi masih memeriksa orang tua bocah perempuan berusia 8 tahun yang ditemukan tewas di sebuah kamar kos di kawasan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara. Mereka masih dimintai keterangan terkait tewasnya bocah tersebut.

“Masih pengambilan keterangan,” kata Kapolsek Penjaringan Agus Adi Wijaya saat dikonfirmasi, Senin (22/9).

“Saat di TKP ada bapaknya, tapi ibunya sudah tidak ada di lokasi TKP,” lanjutnya.

Polisi kemudian melakukan pencarian terhadap ibu korban. Ia akhirnya ditemukan sedang berjalan di daerah Kertajaya saat patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

“Ibunya kami temukan sedang berjalan di daerah Kertajaya saat kami patroli KRYD,” tambah Agus