Melihat Momen Menhan Jepang Saat Berbincang dengan Prabowo

Menhan Prabowo Subianto berbincang dengan Menhan Jepang Taro Kono pada Rabu, 12 Agustus 2020 lewat video conference. Percakapan keduanya terungkap dari unggahan Kono di akun Twitternya.
Twit Kono memang pendek saja, tapi dia kemudian memperjelasnya dalam sebuah siaran pers di situs Kemenhan Jepang.
Namun, twit pendek Kono bila diperhatikan saksama, sebenarnya bermakna lebih dari 1.000 kata. Itu terwakili dari foto yang menyertai kicauannya.
Perhatikan meja Menhan Taro Kono. Mejanya tampak telah dipersiapkan sempurna sebelum telekonferensi dengan Prabowo dilakukan.
Di meja kerja tersebut, Kono memasang bendera kecil Jepang di sisi kirinya dan bendera Indonesia di sisi kanan. Lalu dia memasang juga produk seni ukiran khas Indonesia. Juga ada cinderamata plakat dari institusi di Indonesia.
Sepertinya, Kono memang memajang benda-benda di mejanya sebagai sarana diplomasi untuk menunjukkan hubungan baik antara Jepang dan negara partner komunikasinya, yang perlu diperlihatkan dalam kampanye di media sosialnya.
Saat berbicara lewat telekonferensi dengan Menteri Angkatan Bersenjata Kerajaan Tonga, dia juga memasang bendera kecil Jepang dan Tonga, piring hias dan plakat dari Tonga.
Saat berbicara dengan Panglima Angkatan Bersenjata Pakistan, dia juga tak lupa meletakkan bendera Pakistan di mejanya.
Ketika mengadakan telekonferensi dengan Sekjen NATO, Kano memasang bendera NATO dan benda bertuliskan NATO+OTAN.
Saat bicara dengan pemimpin Singapura, Kono memasang bendera kecil Singapura dan memajang oleh-oleh dari negeri pulau itu, TWG Tea.
Saat berbicara dengan pejabat Malaysia, dia memajang bendera Malaysia dan boneka orang utan.
Masih ada lagi hiasan di mejanya yang sarat makna. Misalnya, boneka anjing putih yang menggemaskan. Disebut-sebut boneka itu representasi Akita Inu, anjing asli Jepang.
Di samping boneka, terdapat juga arca yang menurut follower Kano adalah Sisha, patung dekoratif tradisional masyarakat Ryukyu, yang dikenal sebagai “anjing penjaga” dan biasanya dipajang sepasang.
Masih ada hiasan lainnya, yaitu karakter Amabie kecil berwarna putih. Makhluk mistis dari abad 19 berbentuk setengah ikan dan setengah manusia ini saat ini menjadi bentuk solidaritas dalam menghadapi virus corona di Jepang.
Pada lain kesempatan, Kono memasang boneka Daraemon dan karakter pasukan bela diri Jepang.
Meja Kono memang selalu menjadi perhatian para pengikutnya di media sosial. Di akun Twitter yang berbahasa Jepang, Kono memiliki 1,6 juta follower. Sedang di Twitter edisi bahasa Inggris, followernya 30,5 ribu.
“Foto suasana yang hidup,” komentar seorang pengikutnya.
“Hari yang ceria,” tulis yang lain.
Tak cuma isi meja Kono yang menarik mata, tapi juga masker kainnya dan suspender kemejanya yang sering berganti.
Sering kali pengikut Kono bertanya tentang motif masker yang dipakainya dan di mana mendapatkan suspender aneka warnanya.
Kono Pernah Jadi Menlu
Kono sendiri adalah menteri yang cukup populer di Jepang. Sebelum menjadi menhan, dia menjabat menlu di kabinet PM Shinzo Abe.
“Kono tidak seperti menteri pertahanan mana pun yang pernah dimiliki Jepang. Kekuatan politiknya, profilnya yang tinggi, latar belakang pribadi dan profesionalnya, dan pemikiran independennya tentang kebijakan, membuatnya berbeda," begitu tulisan opini Michael Macarthur Bosack di Japan Times berjudul 'Taro Kono: A different kind of defense minister'.
"Untuk pertama kalinya, Kementerian Pertahanan dipimpin oleh seorang politisi yang siap menjadi perdana menteri,” imbuh penulis dalam artikel bertanggal 17 Oktober 2019.
Dituliskan juga, secara politik, Kono adalah politikus paling berpengaruh yang pernah menjabat sebagai menteri pertahanan.
“Kono adalah calon pemimpin pasca-Abe, dan para anggota pemerintah mengetahui hal ini. Itu akan mempengaruhi bagaimana pejabat di berbagai kementerian dan lembaga melibatkan menteri pertahanan yang baru,” tulisnya.
