Melihat Pembatas Jembatan di Sunter Korban 'Rayap Besi'
·waktu baca 2 menit

Pembatas sebuah jembatan di Sunter Agung, Jakarta Utara, rusak. Diduga, pembatas itu dibongkar oleh pencuri besi—kerap disebut "rayap besi"—yang aksinya viral di media sosial.
Pantauan kumparan di lokasi pada Sabtu (14/2), hampir seluruh bagian dari pembatas jembatan itu rusak. Beton pembatasnya tampak keropos hingga besi kerangkanya terlihat.
Bahkan, sejumlah besi kerangka sudah tampak hilang. Di dalam video yang beredar, terduga pelaku melakukan pembongkaran di siang bolong saat kendaraan banyak yang melintas.
Seorang pedagang di sekitar jembatan itu bersaksi bahwa memang sering ada pencuri besi di kawasan itu. Selain besi pembatas jembatan, mereka juga suka mengambil besi milik PLN.
“Satu (orang) mati kesetrum,” ucap pedagang itu saat ditemui.
“Iya, (pakai) gergaji dipotong. Gak tahu deh tegangan tinggi, dia pikir gak ada ini (listrik), di gorong-gorong ngambilnya, jadi di kolong,” tambahnya.
Namun, menurutnya, para pencuri besi itu hilang usai viral. Sudah tiga hari mereka tidak terlihat.
Biasanya, para pencuri itu menggunakan perkakas seadanya untuk membongkar besi.
“Ada yang linggis kek, palu kek, balok. Tuh yang di tengah abis tu, yang di tengah, keliatan semua, atas-bawah,” tuturnya.
Polisi Amankan Pelaku
Unit Reskrim Polsek Tanjung Priok telah mengamankan tiga pelaku. Hingga kini, polisi masih mendalami peran dan motif pelaku. Mereka belum ditetapkan sebagai tersangka.
“Kami masih berkoordinasi dengan pemerintah kota terkait status aset pagar pembatas jembatan tersebut,” ucap Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, AKP Handam Samudro, kepada kumparan, Sabtu (14/2).
Handam menyebut, dari tiga terduga pelaku yang diamankan, hanya dua yang terindikasi mencuri besi. Meski begitu, ketiganya positif memakai methamphetamine.
“Namun tidak menutup kemungkinan (ditetapkan tersangka) dikarenakan berdasarkan hasil tes urine terduga pelaku positif zat methamphetamine maka berdasarkan asesmen akan dilakukan rehabilitasi medis,” tambah Handam.
