Melihat Semarak Festival Balon Udara Wonosobo Saat Libur Lebaran
ยทwaktu baca 3 menit

Festival balon udara diadakan di sejumlah lokasi di Kabupaten Wonosobo selama libur lebaran 2025. Salah satunya di Lapangan Ronggolawe, Desa Kembaran, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo.
Pada Selasa (1/4), kumparan berkesempatan menyaksikan semarak festival balon udara di desa yang berada di lereng Gunung Sumbing tersebut.
Ada puluhan balon udara yang diterbangkan. Yang terbesar, diameternya mencapai 26 meter. Ada balon yang bergambar abstrak hingga bermotif batik.
Menuju ke Desa Kembaran dibutuhkan 30 menit perjalanan dari pusat kota Kabupaten Wonosobo dengan kendaraan bermotor.
Perlu bangun pagi agar bisa menikmati warna-warni puluhan balon ini. Pasalnya, acara hanya berlangsung di pagi hari. Baju hangat juga diperlukan karena dinginnya suhu di daerah tersebut.
Sepanjang perjalanan dari Jalan Purworejo-Wonosobo, tepatnya dari Perempatan Pringapus menuju ke Desa Kembaran, tampak animo masyarakat yang tinggi.
Semakin pagi menuju lokasi akan semakin baik. Pengunjung dapat memilih lokasi parkir yang lebih dekat dengan tempat acara.
Pengunjung juga tak perlu merogoh kocek untuk menikmati balon-balon indah ini. Pengunjung hanya perlu membayar parkir saja Rp 5 ribu.
Sembari Menikmati Nasi Megono dan Tempe Kemul
Tak perlu khawatir jika belum sarapan lantaran harus bangun pagi. Di sana, warga sekitar berjualan aneka makanan. Salah satunya makanan khas Wonosobo yakni nasi megono dan tempe kemul
Harganya pun murah. Seporsi nasi megono dihargai Rp 5 ribu saja. Sementara tempe kemul hanya Rp 1 ribu.
Nasi megono ini rasanya gurih. Ini tercipta dari perpaduan nasi dicampur parutan kelapa, sayuran, dan teri udang.
"Saya memang dari kemarin mau ke sini. Nonton sembari makan megono," kata Heni, warga Kecamatan Sapuran ditemui di lokasi.
Dia mengaku berangkat subuh dengan mengendarai sepeda motor. Dia sengaja datang lebih awal selain agar dapat tempat parkir yang dekat, juga untuk menikmati segarnya pagi di daerah tersebut.
Soal festival balon ini, dia mengatakan sudah menjadi ikon Wonosobo.
"Banyak teman yang menanyakan saya kapan ada acara balon udara ini," katanya.
Sementara festival balon udara di Desa Kembaran besok juga akan dimeriahkan peserta dari Brasil dan Kolombia.
Aman Bagi Penerbangan
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Agus Wibowo, mengatakan festival tetap mengutamakan keamanan terutama keamanan bagu penerbangan. Festival balon udara yang digelar sesuai regulasi, yakni balon ditambatkan dan terbang bebas.
"Kini penerbangan balon udara di Wonosobo tidak bisa dilakukan secara bebas. Balon udara hanya boleh diterbangkan dengan cara ditambatkan," kata Agus Wibowo dalam keterangan resmi Pemkab Wonosobo beberapa waktu lalu.
Bertajuk Festival Mudik 2025, atraksi balon udara total tersebar di 16 titik lokasi. Acara berlangsung 1 April-6 April 2025. Acara puncak akan berlangsung di Alun-Alun Wonosobo.
Tak hanya atraksi balon, acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan kesenian rakyat, pertunjukan budaya, serta sajian kuliner khas Wonosobo seperti tempe kemul, nasi megono, dan mie ongklok.
16 Titik Lokasi Festival Balon Udara
Selain di Lapangan Desa Kembaran, festival balon udara diadakan di 15 lokasi lain di Wonosobo. Berikut jadwalnya:
Candiyasan Kertek (1-2 April 2025)
Semayu Selomerto (1-2 April 2025)
Kembaran Kalikajar (1-4 April 2025)
Jogoyitnan Wonosobo (1 April 2025)
Mirombo Wonosobo (2 April 2025)
Simbang Kalikajar (2-5 April 2025)
Limbangan Mudal Mojotengah (3 April 2025)
Mendolo Bumireso Wonosobo (3 April 2025)
Lamuk Kalikajar (3-5 April 2025)
Reco Kertek (3-4 April 2025)
Tanjungsari Land Sapuran (3-4 April 2025)
Jaraksari Wonosobo (4 April 2025)
Wringinanom Kertek (5 April 2025)
Kaliasem Gondang Watumalang (4-5 April 2025)
Tempel Kalikajar (5 April 2025)
Puncak Festival di Alun-Alun Wonosobo (6 April 2025)
