news-card-video
27 Ramadhan 1446 HKamis, 27 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45

Melihat Taburan Aspal di Jalur Mudik Karawang yang Kini Rusak Lagi

25 Maret 2025 12:28 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Sejumlah pengendara melintasi jalur mudik yang rusak di kawasan Karawang, Selasa (25/3). Foto: Dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah pengendara melintasi jalur mudik yang rusak di kawasan Karawang, Selasa (25/3). Foto: Dok. kumparan
ADVERTISEMENT
Video yang memperlihatkan pekerja menabur aspal di jalan rusak dan berlubang bikin heboh warga Karawang, Jawa Barat.
ADVERTISEMENT
Perbaikan jalan itu disorot lantaran metode pengerjaannya berbeda dengan pengerjaan aspal sebagaimana lazimnya.
Pantauan kumparan di lokasi jalan yang ditabur aspal dalam tayangan video tersebut, Selasa (25/3), terlihat sejumlah titik jalan rusak.
Lokasi titik itu berada di Jalur arteri Pantura, Desa Duren, Kecamatan Klari arah Cikampek.
Aspal cold patch JMTM-31 produksi Jasamarga Tollroad Maintenance. Foto: Dok Jasamarga Tollroad Maintenance
Berdasarkan pantauan di lokasi, metode CTM (cepat tambal mantap) tabur aspal ala PPK 1.1 Provinsi Jabar nampaknya belum sepenuhnya efektif.
Pasalnya, terlihat taburan aspal di sejumlah jalan berlubang di area tersebut kondisinya sudah kembali tergerus akibat digilas kendaraan yang melintas.
Tak jauh dari lokasi awal, kondisi serupa juga terlihat, tepatnya di seberang pom bensin Klari. Masih ada beberapa lubang di ruas jalan yang sebagian merupakan aspal baru yang terkikis.
ADVERTISEMENT
Bahkan sebagian lubang di titik tersebut juga nampak belum tersentuh perbaikan.

Aspal Musuhnya Air

Sejumlah pengendara melintasi jalur mudik yang rusak di kawasan Karawang, Selasa (25/3). Foto: Dok. kumparan
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 Provinsi Jabar, Agung Satrio, mengaku jalur arteri Pantura Karawang hingga Subang masih menyisakan titik kerusakan yang belum tertangani.
Agung beralasan, terhambatnya pengerjaan tersebut disebabkan tingginya intensitas hujan selama sepekan ke belakang.
"Sebetulnya bukan enggak tertangani, tapi karena hujan yang masih cukup intens, dan kan kalau aspal itu kan musuhnya air, ya, jadi itu. Intinya kami bekerja tidak henti untuk menutup lubang," paparnya kepada kumparan.
Dia mengeklaim, ruas jalur arteri Karawang hingga perbatasan Subang yang rusak hanya menyisakan 9 titik. Namun itu pun tidak menutup kemungkinan terdapat lubang baru yang muncul akibat tergerus hujan.
ADVERTISEMENT
"Laporan kami menyisakan 9 lubang per hari ini, tapi dengan catatan ternyata tadi siang hujan lagi, dan tim pemilik sudah mengecek ada lubang baru," kata Agung.
Sejumlah pengendara melintasi jalur mudik yang rusak di kawasan Karawang, Selasa (25/3). Foto: Dok. kumparan
Sejumlah pengendara melintasi jalur mudik yang rusak di kawasan Karawang, Selasa (25/3). Foto: Dok. kumparan