News
·
26 September 2019 5:20

Melihat Tempat Pengasingan Sukarno dan Hatta di Bangka

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Melihat Tempat Pengasingan Sukarno dan Hatta di Bangka (528497)
Pesanggrahan BTW di Muntok, Bangka Barat. Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
Pulau Bangka menjadi saksi bisu sejarah kemerdekaan Indonesia. Pulau penghasil timah itu menjadi tempat pengasingan tokoh bangsa, di antaranya Sukarno dan Mohammad Hatta.
ADVERTISEMENT
Dua tokoh pendiri negeri itu diasingkan ke Muntok, Kabupaten Bangka Barat, setelah agresi militer Belanda pada 1949.
Pesanggrahan Menumbing dan Pesanggrahan Muntok menjadi saksi pengasingan mereka. Kedua tempat itu kini menjadi objek wisata sejarah di Muntok.
Pesanggrahan Menumbing berada di bukit Menumbing dengan ketinggian 445 meter di atas permukaan laut. Bangunan itu terlihat seperti benteng dan memiliki beberapa lantai. Meski begitu, bangunan tersebut di era Belanda merupakan hotel bernama Berghotel.
Melihat Tempat Pengasingan Sukarno dan Hatta di Bangka (528498)
Suasana sekitar Pesanggrahan Menumbing di Bangka Barat. Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
Di dalam bangunan bercat putih itu terdapat sebuah ruang tamu, ruang pertemuan, ruang kerja, dan kamar tidur. Di ruang pertemuan terdapat papan informasi terkait sejarah pengasingan para tokoh bangsa.
Sementara di ruang kerja dan kamar tidur terdapat banyak potongan berita dan dokumen tentang Sukarno. Di dekat pintu belakang sebenarnya terdapat kerangkeng tempat para tokoh ditahan.
ADVERTISEMENT
Namun bangunan itu sudah dibongkar. Sebagai gantinya hanya ada selotip hitam sebagai penanda lokasi kerangkeng tersebut.
Melihat Tempat Pengasingan Sukarno dan Hatta di Bangka (528499)
Tempat meja makan di dalam Pesanggrahan Menumbing, Bangka Barat. Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bangka Barat, Yulius Tiranda, mengatakan meski banyak hiasan tentang Sukarno di dinding kamar maupun ruang kerja, Presiden Pertama Indonesia itu tidak pernah tinggal di Pesanggrahan Menumbing.
"Soekarno tidak pernah tinggal di sini. Beliau ditempatkan di Pesanggrahan BTW (Bangka Tin Winning) karena faktor kondisi tubuhnya yang tidak kuat dingin," kata Yulius saat mendampingi kumparan di Pesanggrahan Menumbing, Rabu (25/9).
Melihat Tempat Pengasingan Sukarno dan Hatta di Bangka (528500)
Suasana di dalam Pesanggrahan Menumbing, Bangka. Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
Menurutnya Pesanggrahan Menumbing lebih lama ditempati oleh Mohammad Hatta dan tokoh lainnya. Di pesanggrahan itu juga terdapat mobil Deluxe 8 pabrikan Ford berpelat BN 10. Mobil itu dulu digunakan menjemput Hatta dan rombongan ketika tiba di Bangka.
ADVERTISEMENT
"Mobil ini merupakan kendaraan operasional BTW. Mobil ini juga dikenal dengan mobil Bung Hatta karena pertama kali digunakan untuk menjemput beliau saat tiba di Bangka bersama Pringgodigdo, MR. Assat dan Soerjadarma," kata Yulius.
Melihat Tempat Pengasingan Sukarno dan Hatta di Bangka (528501)
Mobil yang dulu digunakan untuk menjemput Mohammad Hatta dipajang di dalam Pesanggrahan Menumbing, Bangka. Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
Sementara itu, Pesanggrahan BTW atau yang dikenal dengan Wisma Ranggam yang ditempati oleh Sukarno berjarak 6,9 kilometer dari Pesanggrahan Menumbing. Tempat itu dahulu merupakan mes para karyawan BTW.
Kamar Sukarno berada di sisi kiri ruang pertemuan, bersebelahan dengan kamar Agus Salim. Di dalam kamar terdapat meja, kursi, tempat tidur, dan lemari. Khusus ranjang tempat tidur didapatkan dari mantan penjaga mes BTW.
Selain furnitur, di dalam kamar Sukarno, terdapat replika benda yang digunakan seperti tongkat dan peci. Selain itu juga terdapat lukisan dan foto Sukarno di dinding kamar seluas sekitar 4x4 meter itu.
Melihat Tempat Pengasingan Sukarno dan Hatta di Bangka (528502)
Kamar tidurPesanggrahan BTW di Muntok, Bangka Barat. Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
Menurut Yulius, bangunan Pesanggrahan BTW sudah direnovasi sebanyak tiga kali, yaitu pada tahun 2003, 2009 dan 2013. Meski begitu tidak banyak mengubah bentuk bangunan.
ADVERTISEMENT
"Pengelolaannya sekarang diambil alih Pemprov Bangka Belitung sejak 2010," ujar Yulius.
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Pesanggrahan Menumbing maupun Pesanggrahan BTW tidak perlu khawatir soal tiket masuk. Sebab, pengelola tidak mengenakan tarif untuk setiap kunjungan.
Melihat Tempat Pengasingan Sukarno dan Hatta di Bangka (528503)
Pesanggrahan Menumbing di Bangka Barat. Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
Melihat Tempat Pengasingan Sukarno dan Hatta di Bangka (528504)
Suasana di dalam Pesanggrahan BTW di Muntok, Bangka Barat. Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
Melihat Tempat Pengasingan Sukarno dan Hatta di Bangka (528505)
Kamar tidur di dalam Pesanggrahan BTW di Muntok, Bangka. Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
Melihat Tempat Pengasingan Sukarno dan Hatta di Bangka (528506)
Suasana di dalam Pesanggrahan BTW di Muntok, Bangka Barat. Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
Melihat Tempat Pengasingan Sukarno dan Hatta di Bangka (528507)
Suasana di dalam Pesanggrahan BTW di Muntok, Bangka Barat. Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
Melihat Tempat Pengasingan Sukarno dan Hatta di Bangka (528508)
Suasana di dalam Pesanggrahan BTW di Muntok, Bangka Barat. Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan