Melihat Wajah Jakarta di Bantaran Sungai Ciliwung

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berupaya merelokasi warga yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung. Keberadaan bangunan di bantaran sungai itu dinilai menjadi hambatan untuk normalisasi Sungai Ciliwung dari Pintu Air Manggarai hingga ke Jalan TB Simatupang.
Masalah utama normalisasi itu ada pada proses administrasi pembebasan lahan. Banyak warga bantaran Sungai Ciliwung yang tidak memiliki sertifikat tanah. Hal itu menyulitkan proses ganti rugi dalam menentukan nilai jual tanah.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, pihaknya akan memindahkan warga bantaran sungai dengan jurus 'touch and feel'. Ia meyakini warga akan pindah dengan sukarela ke lokasi yang disediakan Pemprov DKI.
Berikut beberapa foto yang menunjukkan warga masih beraktivitas di bantaran sungai Ciliwung.
Warga masih menggunakan Sungai Ciliwung untuk kegiatan mandi, cuci, kakus




Bangunan rumah warga memadati bantaran Sungai Ciliwung



Sampah masih memenuhi Sungai Ciliwung



