Melihat Wisuda Daring di Puncak Gunung Marapi yang Pecahkan Rekor MURI

Di tengah situasi pandemi, beragam institusi pendidikan menggelar wisuda melalui daring. Namun ada cara yang berbeda dan unik yang dipilih oleh Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim (STIKBA) Jambi, Filius Chandra.
Dia memilih untuk memimpin seremoni wisuda daring di puncak Gunung Marapi Sumatera Barat, Kamis, (12/11).
Aksinya tersebut juga berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dalam Wisuda Perguruan Tinggi secara Daring Pertama di Puncak Gunung.
Kepada kumparan, Filius bercerita terkait pengalamannya tersebut. Dia mengaku terinspirasi oleh fenomena murid yang sampai harus naik ke atas bukit untuk mencari sinyal.
"Terpikir oleh saya mahasiswa bisa di mana saja melakukan wisuda dan mengakses pelajaran, termasuk saya sebagai Ketua Stikes Baiturrahim Jambi. Dan mendapat info di puncak gunung Marapi Sumatra Barat ada signal yang cukup baik," tuturnya kepada kumparan.
Ketua STIKBA Jambi, Perwakilan Senat, dan 1 orang perwakilan mahasiswa bernama Andi Muhammad Iqbal dari Prodi keperawatan, melakukan prosesi wisuda di puncak Gunung Marapi. Sementara 223 mahasiswa lainnya berada di Gedung Abadi Convention Center Jambi.
Filius mengaku belum pernah mendaki gunung sebelumnya. Namun mereka bertiga dibantu oleh pemandu dan porter untuk naik ke gunung dengan ketinggian 2891 mdpl tersebut.
Cuaca terbilang cerah selama prosesi seremoni, hanya beberapa kali angin kencang menerbangkan topi toga Fulius.
Fulius berharap aksi STIKBA Jambi dapat memberikan motivasi kepada generasi muda untuk tetap berusaha dalam menggapai cita-cita, meskipun di tengah kondisi pandemi sekali pun.
"Fokus dalam mencapai tujuan, kreatif dan terus bergerak mencari ide-ide baru, karena tidak ada di dunia ini yang bisa menghalangi kesuksesan kecuali dirimu sendiri," tutupnya.
==
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
