Memoles Kumuh Pelabuhan Muara Baru Jadi Tsukiji Fish Market

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Para nelayan di Muara Baru sedang berkumpul. (Foto: kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Para nelayan di Muara Baru sedang berkumpul. (Foto: kumparan)

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di bawah kepemimpinan Susi Pudjiastuti mulai memperbaiki dan merevitalisasi Pelabuhan Nizam Zachman Muara Baru di Jakarta Utara. Pelabuhan perikanan tersebut bakal dirombak menjadi pelabuhan modern seperti Tsukiji Fish Market di Jepang.

"Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menginisiasi mulai akhir tahun 2016 memperbaiki tempat pelelangan ikan (TPI)," ungkap Sekjen KKP Sjarief Widjaja kepada kumparan, Senin (9/1).

Sjarief menjelaskan Pelabuhan Nizam Zachman Muara Baru yang memiliki total luas sekitar 100 hektar itu akan diubah menjadi pelabuhan perikanan modern dengan konsep National Fishery Center (NFC). Ada 3 tahap pembangunan.

Kondisi ikan-ikan segar di Muara Baru. (Foto: kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi ikan-ikan segar di Muara Baru. (Foto: kumparan)

Pembangunan tahap pertama berlangsung di akhir 2016 hingga 2017 yang mencakup Tempat Pelelangan Ikan (TPI) I, Retail, Wholesaler, TPI 2 serta Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL). Sjarief menjelaskan pada tahap ini ada 2 blok besar yang akan dibangun di Pelabuhan Muara Baru.

Blok pertama akan dibuat sebagai tempat pendaratan dan wholesaler. Di dalamnya terdapat dermaga pendaratan, cold storage dan juga pasar-pasar wholesaler untuk produk tuna dan non tuna. Sedangkan di blok kedua akan dibangun retail dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Sementara itu pembangunan tahap dua dilakukan pada tahun 2017 yang fokus pada pembangunan rumah sakit nelayan, pasar ikan modern dan tempat penampungan sementara (TPS). Kemudian pembangunan tahap tiga akan merevitalisasi selasar pelabuhan. Seluruh proyek akan dikerjakan PT Wijaya Karya (Persero).

Kondisi kapal-kapal di Muara Baru. (Foto: kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi kapal-kapal di Muara Baru. (Foto: kumparan)

"Jadi Muara Baru itu selama ini ada beberapa perusahaan lokal yang berada di bidang processing, pembekuan, dan sebagainya," katanya.

Sementara itu Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjelaskan KKP akan melakukan penataan ulang agar Muara Baru terlihat lebih rapi seperti Tsukiji Fish Market di Jepang. Selain itu, Pusat Perikanan Muara Baru juga akan dilengkapi dengan sistem perdagangan online guna meningkatkan kenyamanan pedagang dan konsumen.

“Jadi namanya nanti National Fisheries Center Muara Baru. Penjualnya nanti pakai seragam. Penataan ulang semuanya dilakukan agar lebih rapih juga tidak semrawut,” tutur Susi.

Tempat lelang ikan di Muara Baru (Foto: kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Tempat lelang ikan di Muara Baru (Foto: kumparan)

Pusat Perikanan Terpadu di Muara Baru ini akan didesain bangunan modern 2 lantai, di atas tanah seluas 100 hektar milik KKP dan Perum Perindo. Di dalamnya akan dilengkapi pusat perbelanjaan dan kuliner, cold storage hingga tempat pelelangan ikan yang akan terintegrasi secara langsung.

Susi juga menegaskan pembangunan kawasan Muara Baru ini ditargetkan akan rampung dalam 3 tahun ke depan. Khusus Tempat Pelelangan Ikan (TPI) akan selesai akhir tahun ini.

“Kita targetkan TPI nya selesai tahun ini,” pungkasnya.