Menag Bicara Peluang Masa Tinggal Jemaah Haji di Saudi Lebih Pendek
·waktu baca 2 menit

Menteri Agama Nasaruddin Umar bicara soal peluang memperpendek masa tinggal jemaah di Arab Saudi selama pelaksanaan haji berlangsung. Saat ini, rata-rata jemaah berada di Saudi 40 hari.
Hal itu disampaikannya usai menggelar rapat koordinasi terkait pelaksanaan ibadah haji dengan Mensesneg Prasetyo Hadi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (27/12).
"Kemudian di samping itu juga kita berbicara tentang kemungkinan-kemungkinan apakah jemaah haji nanti dimungkinkan bisa lebih pendek daripada sebelum-sebelumnya," kata Nasarudin.
Menurutnya, masih cukup ada waktu kosong untuk para jemaah sebelum melaksanakan ibadah pada puncak haji. Tapi, hal tersebut akan didiskusikan terlebih dahulu dengan pemerintah Arab Saudi.
"Karena kan satu hari itu kan kosong sama dengan berapa ya. Tapi ini menyangkut masalah Saudi Arabia juga, tidak bisa kita memutuskan sepihak. Hal-hal yang berkaitan dengan Saudi Arabia, itu kewenangannya Saudi Arabia," ucapnya.
Lebih jauh, Imam Besar Masjid Istiqlal itu menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginginkan agar pelaksanaan ibadah haji tahun 2025 lebih efisien dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Nah Bapak Presiden sesuai dengan arahan melalui Pak Dasco, ingin bahwa jemaah haji kali ini lebih baik, lebih efisien, lebih tertib daripada tahun-tahun sebelumnya. Maka itu kami selaku Menteri Agama diminta sebagai penanggung jawab, kemudian BPH itu adalah lebih berbicara kepada hal-hal yang sebetulnya teknis," pungkasnya.
Selama ini, jemaah haji untuk gelombang pertama terbang dari Indonesia menuju Bandara Amr Mohammad bin Abdul Aziz Madinah.
Di sana, jemaah tinggal selama 8-9 hari. Setelah itu, jemaah akan bergerak ke Makkah sampai puncak haji selesai. Beberapa hari setelah puncak haji, barulah jemaah kembali ke Indonesia.
Sebaliknya, untuk jemaah gelombang dua, mereka akan terbang dari Indonesia langsung landing di Bandar King Abdul Aziz Jeddah. Dari situ, jemaah akan langsung ke Makkah sampai puncak haji selesai.
Setelah itu, jemaah akan bergerak ke Madinah dan tinggal sekitar 8-9 hari. Barulah jemaah pulang ke Tanah Air.
