Menag Imbau Lebaran di Rumah Saja: Jangan Terima Tamu, Banyak OTG Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana lebaran Idul Fitri 1440 H di Dusun Putra Jaya, Desa Blang Dalam, Kecamatan Babahrot, Aceh Barat Daya. Foto: Zuhri Noviandi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana lebaran Idul Fitri 1440 H di Dusun Putra Jaya, Desa Blang Dalam, Kecamatan Babahrot, Aceh Barat Daya. Foto: Zuhri Noviandi/kumparan

Puncak lebaran yang akan terjadi saat Idul Fitri Minggu (24/5), bisa menjadi ledakan baru kasus corona baik karena berkumpul untuk ibadah maupun budaya silaturahmi dan berkunjung ke tetangga atau sanak saudara.

Menteri Agama, Fachrul Razi, mengimbau agar lebaran tahun ini membatasi interaksi dengan orang lain dengan tetap berada di rumah dan tak menerima tamu.

"Saya juga sarankan supaya berlebaran di rumah saja dengan keluarga inti, tak usah ke mana-mana, tak usah menerima tamu," kata Menag dalam jumpa pers online di BNPB, Kamis (21/5).

Menag Fachrul Razi usai Serahkan Gedung Asrama Haji untuk Ruang Isolasi Pasien COVID-19. Foto: Dok. kemenag

Menurutnya, banyak kasus corona berstatus orang tanpa gejala (OTG), artinya mereka yang bersilaturahmi adalah positif corona namun tak menunjukkan gejala.

"Karena sekarang tak jelas tamu yang datang apalagi bawa virus, karena banyak sekarang OTG," tutur mantan Wakil Panglima TNI itu.

Menag mengimbau lebaran tahun ini cukup silaturahmi virtual melalui video call, media sosial, atau fasilitas komunikasi lain.

"Kan banyak lewat HP juga bisa, HP tinggal setel ke video call kita sudah bisa berkomunikasi. Di situ kita bisa saling bermaafan, karena silaturahmi tak harus fisik, silaturahmi bukan kedekatan fisik tapi batin atau hati," kata Menag

Meski begitu, Menag mengatakan bukan berarti kegembiraan dalam menyambut Idul Fitri berkurang, hanya suasananya saja yang berbeda mencegah corona demi kebaikan bersama.

"Kegembiraan tak hilang karena itu hari kemenangan kita semua, tapi juga terhindar dari COVID-19," pungkasnya.

--------------------------

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.