Menag: Jemaah Haji Jangan ke Jabal Rahmah Saat Puncak Haji, Ada Sweeping Polisi
ยทwaktu baca 2 menit

Jemaah haji Indonesia mulai bergerak dari hotel menuju ke Arafah untuk mempersiapkan diri menjalani puncak haji, Kamis, 5 Juni 2025. Salah satu tempat yang kerap dikunjungi saat puncak haji, yakni Jabal Rahmah.
Namun, kali ini, pemerintah Arab Saudi melarang jemaah haji untuk berkunjung ke Jabal Rahmah. Terutama saat puncak haji dimulai.
"Tidak boleh keluar tenda dari jam 10 sampai jam 4 [sore]. Termasuk tak boleh mengunjungi Jabal Rahmah, ada sweeping polisi," kata Menteri Agama Nasaruddin Umar di Makkah, Rabu (4/6).
Jabal Rahmah memang berada di kawasan padang Arafah. Biasanya, jemaah haji berkunjung ke sana untuk sekadar berdoa. Bahkan tidak sedikit jemaah dari berbagai negara menghabiskan waktu wukuf di Jabal Rahmah.
Jabal Rahmah merupakan tempat bertemunya Nabi Adam AS dan Siti Hawa setelah keduanya diturunkan ke bumi.
Nasaruddin mengatakan, sudah berkoordinasi dengan pemerintah Arab Saudi untuk bisa mendapatkan berbagai fasilitas yang terbaik untuk jemaah haji. Salah satunya jadwal melontar jumrah.
"Jadwal lontar jumrah di luar jam 06.00-10.00 WAS supaya tidak kena matahari di atas jam 10," tambah Nasaruddin.
Imam Besar Masjid Istiqlal itu mengatakan, dalam berbagai riwayat memang Nabi Muhammad biasanya melakukan lontar jumrah setelah salat Subuh. Tapi mengingat cuaca Makkah yang panasnya bisa sampai 50 derajat, tentu kondisi ini sangat berbahaya buat jemaah.
