Menag: Kita Bersyukur Puncak Haji di Armuzna Sudah Selesai, Berjalan dengan Baik
·waktu baca 2 menit

Jemaah haji sudah menyelesaikan masa puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengakui ada beberapa persoalan seperti keterlambatan pengantaran jemaah ke Armuzna.
Namun, Nasaruddin memastikan puncak haji tahun ini berjalan dengan baik sampai jemaah kembali Makkah dari Armuzna.
“Sebagai Amirul Hajj kita semuanya bersyukur seluruh tahapan puncak haji di Armuzna sudah selesai berjalan dengan baik,” kata Nasaruddin di Kantor Daker Makkah, Selasa (10/6).
Jemaah haji melakukan wukuf di Arafah pada 9 Zulhijah 1446 atau 5 Juni 2025. Lalu, mereka melanjutkan ibadah di Muzdalifah sebelum ke Mina untuk mabit dan melempar jumrah.
Dalam proses ke Mina, jemaah haji seharusnya naik bus. Namun, bus yang disiapkan terkena macet mengingat jutaan jemaah tumpah ruah di lokasi dan waktu yang sama. Alhasil, jemaah haji memilih jalan kaki ke Mina. Jarak Muzdalifah ke Mina sekitar 7-8 km.
Seiring berakhirnya proses Armuzna, jemaah haji Indonesia sudah meninggalkan Mina pada Senin (9/6). Mereka saat ini berada di Makkah untuk ibadah di Masjidil Haram dan persiapan kepulangan ke Tanah Air yang dimulai Rabu (11/6) besok .
“Seluruh jemaah haji Indonesia sudah berada di Kota Makkah untuk menuntaskan rangkaian ibadah haji selanjutnya tawaf ifadah dan beribadah di Masjidil Haram,” ujar Nasaruddin.
Nasaruddin menuturkan kelancaran proses ibadah haji tahun ini tidak terlepas dari perbaikan infrastruktur yang disediakan oleh Pemerintah Arab Saudi.
“Kita pun menyaksikan, yang sering ke Tanah Suci ya, tahun ini memang sangat lancar,” tutur Nasaruddin.
Haji tahun ini diikuti 1,67 juta jemaah dari 171 negara, jauh lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
