Menag Rapat Bareng DPR di Makkah: Jemaah Dapat Konsumsi Penuh saat Puncak Haji

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas selaku Amirul Hajj mengecek fasilitas pengolahan makanan bagi jemaah calon haji Indonesia 1445 H di Arafah, Makkah, Selasa (11/6/2024). Foto: Sigid Kurniawan / ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas selaku Amirul Hajj mengecek fasilitas pengolahan makanan bagi jemaah calon haji Indonesia 1445 H di Arafah, Makkah, Selasa (11/6/2024). Foto: Sigid Kurniawan / ANTARA FOTO

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dan jajaran Kemenag menghadiri rapat dengan Tim Pengawas Haji DPR di Hotel Wihdah Khoir, Jarwal, Makkah, Rabu (12/6).

Dalam rapat tersebut, Gus Yaqut memastikan para jemaah haji tahun ini akan mendapatkan layanan katering secara penuh saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna).

Hal ini berbeda dari tahun lalu yang menjelang dan setelah puncak haji selama 3 hari jemaah tidak mendapatkan layanan katering.

"Sebagaimana kesepakatan bersama dengan Komisi VIII distribusi konsumsi di puncak Haji kami layani berbeda dengan tahun sebelumnya," ujar Gus Yaqut.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memeriksa bahan makanan yang akan dimasak untuk jamaah calon haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi, Rabu (22/5/2024). Foto: Salmah Muslimah/kumparan
Sejumlah pekerja mengepak makanan untuk didistribusikan ke jamaah calon haji di Makkah, Arab Saudi, Rabu (22/5/2024). Foto: Salmah Muslimah/kumparan

Selama menjalankan puncak haji di Armuzna, jemaah haji akan mendapat 15 kali makan dan satu kali snack berat. Enam kali makan di antaranya diberikan dalam bentuk siap saji. Sedang sembilan kali makan lainnya akan diberikan secara fresh meal.

Gus Men, panggilan akrab Yaqut, mengatakan makanan siap saji untuk jemaah haji Indonesia akan disiapkan sejak 6 Zulhijah 1445 H atau 12 Juni 2024 M.

Lalu pada 7 Zulhijah 1445 H atau 13 Juni 2024, jemaah haji Indonesia akan mendapatkan tiga kali makan, yaitu makan pagi pada pukul 05.00-07.00 Waktu Arab Saudi (WAS), makan siang pada pukul 11.00-13.00 WAS, dan makan sore pada pukul 14.00-16.00 WAS.

"Tanggal 8 Zulhijah atau hari Jumat itu hanya disiapkan sarapan pagi, karena siang sudah berada di Arafah," ucap Gus Men.

Selama jemaah menjalankan ibadah wukuf di Arafah, distribusi konsumsi akan disiapkan oleh pihak Masyariq.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (keempat kiri) didampingi Dirjen Penyelenggaran Haji dan Umrah Hilman Latief (ketiga kiri) dan pihak Masyariq mengecek fasilitas layanan tempat tidur bagi jemaah calon haji Indonesia 1445H di Mina, Makkah (11/6/2024) Foto: Sigid Kurniawan / ANTARA FOTO

Berikut jadwalnya:

8 Zulhijjah 1445 H/14 Juni 2024

  • Jamaah mendapat makan siang dan malam di Arafah.

9 Zulhijah 1445 H/ 15 Juni 2024

  • Jemaah mendapat makan pagi, siang dan malam.

  • Malam hari jemaah sudah bergeser ke Muzdalifah. Dalam perjalanan ke Muzdalifah, petugas haji akan membagikan snack dan batu krikil untuk melempar jumrah.

10-12 Zulhijah 1445 H atau 16-18 Juni 2024

  • Jemaah akan mendapat konsumsi penuh pada pagi, siang, dan malam.

13 Zulhijah 1445 H atau 19 Juni 2024

  • Jemaah hanya akan mendapatkan makan pagi dari pihak Masyariq. Sehingga total konsumsi selama di Armuzna adalah 15 kali makan.

  • Siang harinya jemaah akan mendapatkan makanan siap saji dari penyedia katering di hotel.

  • Pada malam harinya pada pukul 19.00 WAS, jemaah akan mendapat makanan biasa (fresh meal atau bukan siap saji) dari penyedia katering.

14-15 Zulhijah 1445 H atau 20-21 Juni 2024

Penyedia katering di hotel akan kembali memberikan layanan makan tiga kali sehari, yaitu:

  • Pagi (05.00-08.00 WAS)

  • Siang (12.00-14.00 WAS)

  • Malam (17.00-19.00 WAS).

Menag meninjau persiapan fasilitas di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna) jelang puncak haji, Selasa (11/6/2024) Waktu Arab Saudi. Foto: dok MCH 2024

Hadir dalam pertemuan tersebut, pimpinan DPR Lodewijk Freidrich Paulus, Ketua Komisi VIII DPR Ashabul Kahfi, serta Wakil Ketua Komisi VIII DPR, yakni Marwan Dasopang, Abdul Wahid, Diah Pitaloka, dan Ace Hasan Syadzily.

Kemudian Dubes RI untuk Arab Saudi Abdul Azis Ahmad, Konjen RI Jeddah Yusron Baharudin Ambary, Sekjen Kementerian Agama Muhammad Ali Ramdhani, Ketua Dewan Pengawas BPKH Firmansyah N Nazaroedin, dan Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah.