Menag: Solusi dari Prabowo soal Gaza Dipandang Cerdas oleh Dunia
·waktu baca 2 menit

Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan solusi yang ditawarkan Presiden Prabowo Subianto dalam perdamaian di Gaza dipandang cerdas dan berani. Selama ini, khusus soal Palestina dan Israel, Prabowo selalu mendengungkan two-state solution.
Two-state solution adalah solusi perdamaian yang mengusulkan pembentukan dua negara merdeka yang hidup berdampingan, yaitu negara Israel dan negara Palestina, untuk mengakhiri konflik Israel-Palestina.
"Solusi yang ditawarkan Bapak Presiden tentang kasus di Timur Tengah terutama masalah Israel dan Palestina, Gaza, adalah solusi yang dipandang oleh dunia sebagai solusi yang sangat cerdas," kata Menag di acara International Seminar and Conference of The Malay-Islamic World di UIN Sumatera Utara, Medan, Senin (24/11).
"Oleh karena itu, bahwa solusi yang ditawarkan oleh Bapak Prabowo menggugah bahwa semua pihak dan menciptakan sesuatu hal yang sangat positif," sambungnya.
Nasaruddin menuturkan, ide Presiden Prabowo bukan hanya soal two-state solution. Namun juga dengan berencana mengirim pasukan perdamaian ke Gaza.
"Itu negara lain belum ada seperti itu, maka itu Presiden Amerika dan kepala-kepala negara Timur Tengah yang memberikan apresiasi terhadap gagasan Pak Prabowo. Langkah yang sangat berani, langkah yang sangat tepat," ujarnya.
"Pak Prabowo memikirkan apa kelanjutan daripada perdamaian. Siapa yang akan membangun bangunan yang roboh, siapa yang akan menyekolahkan anak-anak itu jumlahnya jutaan, siapa yang akan memberikan solusi ekonomi terhadap mereka," ucap Nasaruddin.
Indonesia berniat mengirimkan pasukan perdamaian ke Gaza atas mandat PBB. Meski demikian, sifat pasukan sejauh ini lebih terkait dengan sektor kesehatan dan rekonstruksi, bukan peacekeeping.
