Menag: Solusi dari Prabowo soal Gaza Dipandang Cerdas oleh Dunia

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Agama Nasaruddin Umar saat memberikan sambutan dalam acara Seminar Internasional di UIN Sumatera Utara, Medan, Senin (24/11/2025). Foto: Amar Marpaung/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Agama Nasaruddin Umar saat memberikan sambutan dalam acara Seminar Internasional di UIN Sumatera Utara, Medan, Senin (24/11/2025). Foto: Amar Marpaung/kumparan

Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan solusi yang ditawarkan Presiden Prabowo Subianto dalam perdamaian di Gaza dipandang cerdas dan berani. Selama ini, khusus soal Palestina dan Israel, Prabowo selalu mendengungkan two-state solution.

Two-state solution adalah solusi perdamaian yang mengusulkan pembentukan dua negara merdeka yang hidup berdampingan, yaitu negara Israel dan negara Palestina, untuk mengakhiri konflik Israel-Palestina.

"Solusi yang ditawarkan Bapak Presiden tentang kasus di Timur Tengah terutama masalah Israel dan Palestina, Gaza, adalah solusi yang dipandang oleh dunia sebagai solusi yang sangat cerdas," kata Menag di acara International Seminar and Conference of The Malay-Islamic World di UIN Sumatera Utara, Medan, Senin (24/11).

"Oleh karena itu, bahwa solusi yang ditawarkan oleh Bapak Prabowo menggugah bahwa semua pihak dan menciptakan sesuatu hal yang sangat positif," sambungnya.

Presiden Indonesia Prabowo Subianto berpidato di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-80 di Markas Besar PBB di New York, AS, Selasa (23/9/2025). Foto: Mike Segar/REUTERS

Nasaruddin menuturkan, ide Presiden Prabowo bukan hanya soal two-state solution. Namun juga dengan berencana mengirim pasukan perdamaian ke Gaza.

"Itu negara lain belum ada seperti itu, maka itu Presiden Amerika dan kepala-kepala negara Timur Tengah yang memberikan apresiasi terhadap gagasan Pak Prabowo. Langkah yang sangat berani, langkah yang sangat tepat," ujarnya.

Suasana bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di Kota Gaza, Rabu (29/10/2025). Foto: OMAR AL-QATTAA/AFP

"Pak Prabowo memikirkan apa kelanjutan daripada perdamaian. Siapa yang akan membangun bangunan yang roboh, siapa yang akan menyekolahkan anak-anak itu jumlahnya jutaan, siapa yang akan memberikan solusi ekonomi terhadap mereka," ucap Nasaruddin.

Indonesia berniat mengirimkan pasukan perdamaian ke Gaza atas mandat PBB. Meski demikian, sifat pasukan sejauh ini lebih terkait dengan sektor kesehatan dan rekonstruksi, bukan peacekeeping.