Menag Tanggapi 'Tepuk Sakinah' Viral: Yang Positif Kita Kembangkan
ยทwaktu baca 1 menit

Fenomena Tepuk Sakinah belakangan ramai jadi perbincangan di media sosial. Tepuk ini diajarkan kepada para calon pengantin yang mengikuti bimbingan pranikah di beberapa Kantor Urusan Agama (KUA).
Terkait viralnya Tepuk Sakinah ini, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan Kementerian Agama akan terus memberikan terobosan-terobosan demi keutuhan rumah tangga masyarakat.
"Itu berharap kita akan lebih bagus. Insyaallah, banyak kita kejutan-kejutan dari Kementerian Agama kita lakukan untuk kemaslahatan rumah tangga," ucap Nasaruddin di Hotel Shangri-La, Jakarta, Jumat (26/9).
Saat ditanya apakah Tepuk Sakinah ini untuk menekan angka perceraian, Menag menjawab,"Iya, segala hal yang positif akan kita kembangkan. Yang negatif itu kita akan hilangkan."
Tepuk Sakinah dilakukan sambil menyanyikan yel-yel yang menggunakan nada lagu anak berjudul "Kalau Kau Suka Hati". Namun, liriknya diubah menjadi berisi nasihat pernikahan, yaitu pasangan suami-istri hendaknya saling cinta, saling hormat, saling jaga, dan saling rido, agar perkawinan sakinah (damai/sejahtera).
Berikut liriknya:
Berpasangan
Berpasangan
Berpasangan
(tepuk tangan 3 kali)
Janji kokoh
Janji kokoh
Janji kokoh
(tepuk tangan 3 kali)
Saling cinta
Saling hormat
Saling jaga
Saling rido
Musyawarah untuk sakinah
