Menag Ungkap di Indonesia Ada yang Serba Gratis: Sekolah Rakyat hingga MBG

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar saat peringatan Maulid Nabi Muhammad 1447 H dan Istighosah Kebangsaan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (4/9/2025). Foto: YouTube/ Masjid Istiqlal TV
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar saat peringatan Maulid Nabi Muhammad 1447 H dan Istighosah Kebangsaan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (4/9/2025). Foto: YouTube/ Masjid Istiqlal TV

Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, mengungkapkan pemerintah telah menyediakan beberapa kebutuhan dasar secara cuma-cuma. Misalnya pendidikan hingga makanan.

Hal itu disampaikan Nasaruddin dalam acara doa bersama lintas agama yang digelar Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia (MNSBDI) di Hotel Shangri-La, Jakarta, Jumat (26/9).

"Di tengah negara gagal ini, banyak orang yang kelaparan, tidak sanggup membeli, kebutuhan pokoknya. Tapi di Indonesia, dipopulerkan sebuah sekolah rakyat. Semuanya serba gratis," kata Nasaruddin.

"Ada sebuah negara yang memberikan makanan gratis pada seluruh murid-murid sekolah, orang-orang hamil dan yang baru melahirkan," sambung dia.

Sebagai negara yang berdiri di daerah rawan bencana, Nasaruddin mengatakan, Indonesia juga memiliki badan penanggulangan bencana yang sigap membantu.

Tak berhenti di situ, Indonesia juga memiliki program koperasi yang bisa menyediakan lapangan pekerjaan bagi para pengangguran.

"Ada sebuah negeri yang berusaha untuk mencarikan pekerjaan pada para pengangguran dengan Koperasi Merah-putih," ucap Nasaruddin.

"Ada sebuah negeri yang justru mempersiapkan sekolah garuda. Sekolah pembibitan untuk calon pemimpin bangsanya yang akan disekolahkan di universitas yang terkemuka di dunia dan sepenuhnya gratis dari negara," lanjutnya.

Karenanya, Nasaruddin mengingatkan, sebagai warga Indonesia perlu bersyukur.

"Nah kita perlu dan patut bersyukur bahwa rahmat Tuhan yang diberikan di Indonesia ini benar-benar patut kita bersyukur," tutur dia.