Menag Ungkap Istiqlal Masuk Ekosistem BEI: Mungkin Masjid Pertama di Dunia

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Agama dan Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar dalam sambutannya pada acara Zikir Kebangsaan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu (9/8/2026). Foto: Joakhim Tharob/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Agama dan Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar dalam sambutannya pada acara Zikir Kebangsaan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu (9/8/2026). Foto: Joakhim Tharob/kumparan

Menteri Agama (Menag) sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar menyebut Masjid Istiqlal masuk dalam ekosistem bursa efek. Nasaruddin mengatakan keterlibatan Istiqlal dalam ekosistem bursa efek mendapat respons positif dari masyarakat.

“Satu-satunya dan mungkin pertama di dunia ini masjid masuk dalam bursa efek dan peminatnya luar biasa,” kata Nasaruddin dalam acara Doa Bersama dan Zikir Kebangsaan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu (9/8).

Nasaruddin juga mengapresiasi dukungan Pemprov DKI Jakarta terhadap pengembangan berbagai fasilitas di Masjid Istiqlal.

“Terima kasih Pak Gubernur DKI bekerja sama dengan Masjid Istiqlal. Banyak sekali fasilitas yang diberikan Bapak Gubernur kita yang saat ini kami sangat berterima kasih,” katanya.

Menurutnya, pengembangan Istiqlal juga didukung berbagai kerja sama dengan pihak lain, baik dari dalam maupun luar negeri.

“Kemudian juga beberapa kerja sama dalam dan luar negeri,” tuturnya.

Masjid Istiqlal resmi mencatatkan sejarah sebagai masjid pertama di Indonesia yang masuk dalam ekosistem Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui pengelolaan dana wakaf tunai secara produktif.

Kerja sama tersebut dijalankan melalui unit usaha Istiqlal Global Fund (IGF) untuk investasi syariah sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi umat.