Mencicipi Menu Spesial Bilik Kayu Heritage Milik Rafael Alun

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana dan menu di Bilik Kayu Heritage di Yogyakarta yang merupakan milik pejabat Direktorat Jenderal Pajak Rafael Alun Trisambodo, Kamis (2/3/2023).  Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana dan menu di Bilik Kayu Heritage di Yogyakarta yang merupakan milik pejabat Direktorat Jenderal Pajak Rafael Alun Trisambodo, Kamis (2/3/2023). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

KPK membenarkan Bilik Kayu Heritage Resto di Kota Yogyakarta merupakan milik pejabat Direktorat Jenderal Pajak Rafael Alun Trisambodo. Rafael telah dimintai klarifikasi oleh KPK terkait harta benda yang ia miliki.

kumparan menyempatkan diri mencicipi menu makanan di restoran yang berada di Jalan Ipda Tut Harsono No 72, Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Jalan Ipda Tut Harsono atau kerap disebut Jalan Timoho adalah lokasi yang strategis. Selain beberapa restoran, banyak perkantoran, hotel hingga rumah sakit berdiri di jalan tersebut. Misal saja Kantor DPRD Kota Yogya hingga Pengadilan Agama Kota Yogya.

Suasana dan menu di Bilik Kayu Heritage di Yogyakarta yang merupakan milik pejabat Direktorat Jenderal Pajak Rafael Alun Trisambodo, Kamis (2/3/2023). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Tak hanya strategis, Bilik Kayu Heritage juga luas. Konsep yang ditawarkan restoran ini adalah suasana alami yang dipadukan dengan bangunan modern berbahan kayu.

Fasilitas di dalamnya juga lengkap mulai dari ruangan tertutup hingga terbuka. Ada pula joglo yang bisa digunakan untuk rapat hingga acara besar lainnya.

Suasana dan menu di Bilik Kayu Heritage di Yogyakarta yang merupakan milik pejabat Direktorat Jenderal Pajak Rafael Alun Trisambodo, Kamis (2/3/2023). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Menu yang ditawarkan di restoran tersebut cukup beragam dengan harga yang tidak bisa dibilang murah apabila berpenghasilan UMR Yogya yang berkisar Rp 2 jutaan.

Ada 5 menu top di restoran tersebut, yaitu Gurami Garang Asam yang seporsinya Rp 126 ribu, Sop Buntut Rp 89.500, Nasi Goreng Spesial BK Rp 53 ribu, Bakmi Jawa Kuah Rp 41 ribu, dan Tom Yam Soup Rp 57 ribu.

Menu di Bilik Kayu Heritage di Yogyakarta yang merupakan milik pejabat Direktorat Jenderal Pajak Rafael Alun Trisambodo, Kamis (2/3/2023). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Ada juga paket untuk makan keluarga seharga Rp 910 ribu untuk 10 orang hingga Rp 1,8 juta untuk 20 orang.

Tak hanya itu, ada pula menu lain mulai dari menu Nusantara, tumisan serta sayuran, aneka mi, pasta hingga aneka makanan luar negeri seperti Norwegian Salmon Rp 165 ribu, Australian Beef Medallion Tenderloin Rp 185 ribu, dan Australian Rib Eye seharga Rp 207 ribu.

Begitu pula minuman juga beraneka ragam mulai tradisional, milk shake, aneka es, moctail, squash, hingga beragam kopi. Harga yang ditawarkan berkisar Rp 30-an ribu ke atas.

Menu di Bilik Kayu Heritage di Yogyakarta yang merupakan milik pejabat Direktorat Jenderal Pajak Rafael Alun Trisambodo, Kamis (2/3/2023). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Salah satu menu yang dicicipi kumparan adalah Nasi Goreng Spesial Bilik Kayu. Porsi yang diberikan besar dengan toping yang lengkap mulai dari udang, telur, dan paha ayam. Satu porsi dijamin bikin kenyang.

Sementara untuk rasa tergolong bisa diterima oleh banyak lidah. Nasi goreng ini tidak dominan manis seperti kebanyakan nasi goreng lain di Yogya. Rasa gurih dan manis berpadu dengan baik. Usai menyantap satu piring nasi goreng ini kemudian diakhiri dengan segelas es teh seharga Rp 16.500.

Suasana dan menu di Bilik Kayu Heritage di Yogyakarta yang merupakan milik pejabat Direktorat Jenderal Pajak Rafael Alun Trisambodo, Kamis (2/3/2023). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Melihat dari desain bangunan dan konsep hingga menu yang ditawarkan, restoran ini cocok untuk makan bersama keluarga maupun acara kantor. Meski tak salah juga makan sendiri atau bersama pasangan di sana.

Bilik Kayu Tak Terdaftar di PHRI DIY

Suasana dan menu di Bilik Kayu Heritage di Yogyakarta yang merupakan milik pejabat Direktorat Jenderal Pajak Rafael Alun Trisambodo, Kamis (2/3/2023). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Restoran Bilik Kayu yang berada di kawasan mahal itu tak tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

"Kita tidak tahu itu pemiliknya siapa. Kedua itu belum masuk anggota PHRI. Jadi dia belum mempunyai kartu tanda anggota maupun calon anggota," kata Ketua PHRI DIY Deddy Pranowo Eryono dikonfirmasi wartawan, Kamis (2/3).

Karena bukan anggota PHRI, Deddy tak mengetahui informasi detail soal restoran tersebut. "Mengapa dia enggak masuk itu saya enggak tahu, dia enggak kontak kita juga," kata Deddy.

video youtube embed

Untuk menjadi anggota PHRI, restoran harus mengajukan dan mendaftar diri. Nantinya PHRI akan mengecek perizinan dan bisa menjadi calon anggota.

"Tapi kalau sudah lengkap sudah bayar uang pangkal, bayar iuran nantinya akan mendapatkan kartu tanda anggota resmi," ujar Deddy.

Dengan bergabung ke PHRI akan banyak manfaat yang diperoleh oleh resto maupun hotel. "Lalu ada pelatihan-pelatihan yang kita prioritaskan adalah anggota PHRI. Pelatihan itu bisa PHRI sendiri yang mengadakan maupun dari pemerintah daerah kan pemda berkoordinasi pasti dengan PHRI," kata Deddy.