Mendagri Austria Sebut Serangan di Wina Dilakukan Teroris Islamis

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Karl Nehammer, Mendagri Austria. Foto: Joe Klamar/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Karl Nehammer, Mendagri Austria. Foto: Joe Klamar/AFP

Mendagri Austria Karl Nehammer menyebut, rangkaian serangan di ibu kota Wina dilakukan teroris Islamis.

Pada Senin (2/11) malam enam tempat di Wina dihantam teror. Sebanyak dua warga sipil dan pelaku tewas dalam serangan tersebut.

Nehammer mengatakan, pelaku serangan bersenjata lengkap dan merekatkan bahan peledak di tubuh. Mereka adalah simpatisan ISIS.

Polisi berjaga di depan Kementerian Dalam Negeri saat konferensi pers berlangsung setelah terjadi baku tembak di Wina, Austria, Selasa (3/11). Foto: Lisi Niesner/Reuters

"Kami mengalami serangan pada kemarin malam yang dilakukan setidaknya satu orang teroris Islamis," ucap Nehamer seperti dikutip dari Reuters.

Dia menyebut, serangan bertujuan melemahkan dan memecah belah demokrasi di Austria.

Serangan di Wina salah satunya terjadi di sekitar sinagoga. Rumah ibadah umat Yahudi itu terletak di pusat kota Wina.

Polisi berjaga di depan Kementerian Dalam Negeri saat konferensi pers berlangsung setelah terjadi baku tembak di Wina, Austria, Selasa (3/11). Foto: Lisi Niesner/Reuters

Sampai saat ini, polisi masih memburu satu pelaku yang kabur.

Karena keadaan belum sepenuhnya kondusif, warga Wina diminta tidak keluar rumah. Gedung-gedung penting di Wina juga dijaga ketat oleh aparat keamanan dan militer.