Mendagri Lantik Nova Iriansyah Jadi Gubernur Aceh pada Kamis 5 November

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
PLT Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Foto: Zuhri Noviandi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
PLT Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Foto: Zuhri Noviandi/kumparan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian akan berkunjung ke Aceh dalam rangka pelantikan Nova Iriansyah sebagai gubernur definitif Aceh, Kamis (5/11) nanti.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Safaruddin, mengatakan, Tito telah menjumpai Presiden Jokowi dan meminta persetujuan untuk diadakannya proses pelantikan.

“Pak Menteri kemarin sudah menghadap Presiden, dalam pertemuan itu meminta persetujuan 5 November nanti diadakannya pelantikan gubernur definitif Aceh,” kata Safaruddin saat dikonfirmasi, Selasa (3/11).

Dari pertemuan itu, berdasarkan informasi direktur fasilitasi kepala daerah dan DPRD, kata Safaruddin, Jokowi menyetujui Tito untuk melantik Nova Iriansyah pada Kamis nanti.

“Alhamdulillah, Pak Presiden menyetujui tanggal 5 itu agar Pak Menteri melantik,” ujarnya.

Mengingat waktu yang sangat terbatas, kata Safaruddin, proses pelantikan nantinya akan dilaksanakan semaksimal mungkin. Mulai dari tempat hingga SOP pelantikan dengan mengedepankan protokol kesehatan COVID-19.

“Berkaitan dengan persiapan akan diusahakan semaksimal mungkin. Mengacu sesuai dengan Undang-undang Pemerintah Aceh nomor 11 tahun 2006, karena ini bukan paripurna pengambilan keputusan atau persetujuan, maka tidak harus forum. Ini sifatnya hanya pengumuman saja,” tutur Safaruddin.

Sebelum menjabat Plt Gubernur Aceh, Nova merupakan wakil Irwandi Yusuf. Pasangan ini memenangi Pilgub Aceh pada 2017. Namun belum setahun menjabat, Irwandi terjerat kasus korupsi.

Kasus Irwandi akhirnya inkrah atau berkekuatan hukum tetap setelah MA menolak kasasinya. Ia dijebloskan ke Lapas Sukamiskin, Bandung, untuk menjalani hukuman 7 tahun penjara.