News
·
6 Mei 2021 17:15

Mendatangi Markas Besar Sunda Nusantara di Depok yang Ternyata Sebuah Rumah

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Mendatangi Markas Besar Sunda Nusantara di Depok yang Ternyata Sebuah Rumah (164784)
searchPerbesar
Rumah yang disebut kantor Sunda Nusantara di Depok. Foto: Dok. Istimewa
Nama Kekaisaran Sunda Nusantara mendadak heboh di jagat maya. Penyebabnya adalah pada Rabu (5/5), polisi melakukan razia kendaraan di Gerbang Tol Cawang, Jakarta Timur sekitar pukul 11.00 WIB.
ADVERTISEMENT
Dalam razia itu, ditemukan seorang pengemudi mobil Mitsubishi Pajero Sport bernama Rusdi Karepesina ditilang polisi karena menggunakan pelat nomor palsu. Pengemudi itu juga mengaku sebagai warga Negara Kekaisaran Sunda Nusantara.
Diwawancarai terpisah, Rusdi mengatakan, Kekaisaran Sunda Nusantara berada di Depok, Jawa Barat, tepatnya di Jalan Ciliwung. Menurut Rusdi, Kekaisaran Sunda Nusantara dipimpin seorang Panglima bernama Alex Ahmad Hadi.
kumparan pada Kamis (6/5) kemudian mendatangi alamat yang dimaksud Rusdi. Bertemu sebuah rumah yang lokasinya tepat di Jalan Ciliwung RT 5 , RW 1, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Kota Depok.
Rumah itu benar ditempati oleh Alex Ahmadi Hadi. Namun saat kumparan berkunjung ke sana, Alex sedang tidak ada. Hal itu diungkapkan oleh Muniroh (50), istri Alex. Muniroh juga enggan diwawancarai terkait suaminya. Alhasil, adalah Jayadi , adik ipar Alex yang juga adik Muniroh yang berkenan diwawancarai terkait Sunda Nusantara ini. Itu pun sebenarnya, Jayadi tidak begitu paham dengan organisasi Sunda Nusantara yang dipimpin kakak iparnya, termasuk sejarah berdirinya.
ADVERTISEMENT
Yang Jayadi tahu adalah kakak iparnya itu kesehariannya tidak memiliki pekerjaan tetap.
“Ya tidak ada (pekerjaan tetap), nelepon saja kerjanya. Kayaknya sih kelompok kerajaan kaya gitu,” ujar Jayadi, Kamis (6/5).
Jayadi juga mengatakan rumah yang ditempati Alex itu merupakan kediaman keluarga besar orang tuanya alias rumah orang tua istri Alex. Selama ini, jarang ada perkumpulan Sunda Nusantara. Perkumpulan selalu dilakukan di tempat lain yang dia tidak tahu.
Di rumah Jalan Ciliwung itu, hanya beberapa kali ada perkumpulan yang tidak rutin.
“Beberapa kali aja sih datang suka kumpul, sebentar nanti pergi lagi. Tidak tentu kadang pagi dan siang. Siang sih seringnya,” terang Jayadi.
Jayadi menjelaskan, apabila kelompok Sunda Nusantara datang, ada sekitar 10 orang. Jayadi tidak tahu kakak iparnya itu Panglima Kekaisaran Sunda Nusantara.
ADVERTISEMENT
Dia baru tahu baru-baru ini setelah melihat jaket Alex ada tulisan 'Panglima'.
“Jaketnya mirip jaket tentara, orang yang datang itu orang luar tidak ada orang sini,” ungkap Jayadi.
Jayadi menuturkan, Alex sudah tinggal di wilayah Kelurahan Kemirimuka sejak 1992, Alex merupakan warga keturunan Manado, Sulawesi Utara.