News
·
7 November 2020 21:56

Mendes PDTT Pantau Program Tol Laut di Pelabuhan Bima, NTB

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Mendes PDTT Pantau Program Tol Laut di Pelabuhan Bima, NTB (237761)
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar meninjau program Tol Laut Pelabuhan Bima, NTB. Foto: Kemendes PDTT
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar mengunjungi Pelabuhan Bima di sela-sela kunjungan kerjanya di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kunjungannya kali ini sekaligus meninjau program Tol Laut, yang merupakan salah satu program pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.
ADVERTISEMENT
Abdul Halim yang didampingi Nyai Lilik Umi Nashriyah meninjau bagian container way (jalur kontainer) di pelabuhan dengan menggunakan APD. Di terminal kontainer yang dikelola Pelindo III itu, pria yang akrab disapa Gus Menteri itu mengamati fasilitas dan alur distribusi barang yang masuk.
Setelah itu, Gus Menteri melihat langsung Pelabuhan Rakyat yang masih jadi bagian Tol Laut itu. Kemudian mengunjungi Kantor Syahbandar dan Operasional Pelabuhan (KSOP) untuk meninjau dan mendengarkan perkembangan program Tol Laut
Kepala KSOP Ilyas M Natsir dalam pemaparannya ke Gus Menteri mengungkapkan Pelabuhan Bima tidak hanya melayani penumpang, tapi juga alur distribusi barang, termasuk hasil pertanian seperti jagung dan bawang. Pelabuhan ini juga melayani distribusi pengiriman hewan ke sejumlah daerah.
Mendes PDTT Pantau Program Tol Laut di Pelabuhan Bima, NTB (237762)
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar meninjau program Tol Laut Pelabuhan Bima, NTB. Foto: Kemendes PDTT
Ilyas berharap nantinya ada penambahan rute Tol Laut hingga ke Timika, karena petani bawang biasa memasarkan produknya hingga wilayah tersebut. Pihaknya juga akan menggandeng BUMDes untuk bekerja sama.
ADVERTISEMENT
Merespons usulan tersebut, Gus Menteri memastikan Kemendes PDTT memang telah membangun ekosistem untuk produk-produk hasil pertanian. Sebab, produk-produk pertanian NTB juga harus dipasarkan ke luar wilayah dengan menggunakan Tol Laut.
Namun, harga tol laut itu harus dievaluasi kembali agar bisa lebih berkembang nantinya. Ia berharap biayanya bisa lebih murah lagi.
Mendes PDTT Pantau Program Tol Laut di Pelabuhan Bima, NTB (237763)
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar meninjau program Tol Laut Pelabuhan Bima, NTB. Foto: Kemendes PDTT
"Saya pernah kirim barang ke Australia masih lebih murah timbang kirim ke Timika," kata Gus Menteri.
Gus Menteri mencontohkan kapal yang balik dari Australia muatannya tidak kosong. Sedangkan dari Timika kadang kosong sehingga dianggap menjadi beban.
"Olehnya, kita optimalkan dulu semua potensi yang ada. Semua pihak harus berperan agar terjadi percepatan," tutup dia.