Mendes Wakili Pemerintah di HUT ke-57 Singapura: Negara Sahabat-Mitra Strategis

24 Agustus 2022 11:28
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar saat mewakili Indonesia dalam perayaan HUT ke-57 Hari Nasional Republik Singapura yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, pada  Selasa (23/8/2022) malam. Foto: Sigit Purwanto/Humas Kemendes
zoom-in-whitePerbesar
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar saat mewakili Indonesia dalam perayaan HUT ke-57 Hari Nasional Republik Singapura yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, pada Selasa (23/8/2022) malam. Foto: Sigit Purwanto/Humas Kemendes
ADVERTISEMENT
Singapura merupakan salah satu negara tetangga terdekat yang memiliki arti penting bagi kepentingan Indonesia. Oleh karena itu, komitmen kerja sama dan persahabatan antara Indonesia dan Singapura terus diperkuat dalam semangat persaudaraan dan prinsip saling menghormati.
ADVERTISEMENT
Hal demikian disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar saat mewakili Indonesia dalam perayaan HUT ke-57 Hari Nasional Republik Singapura yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, pada Selasa (23/82022) malam.
“Saya turut merasakan kebahagiaan saudara-saudara kami di Singapura dalam merayakan ulang tahun ini. Oleh karena itu, perkenankan saya untuk menyampaikan ucapan selamat yang paling tulus, bersama dengan doa dan harapan terbaik untuk pembangunan dan kemakmuran tanpa akhir bagi Singapura,” ucap Abdul Halim.
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar saat mewakili Indonesia dalam perayaan HUT ke-57 Hari Nasional Republik Singapura yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, pada  Selasa (23/8/2022) malam. Foto: Sigit Purwanto/Humas Kemendes
zoom-in-whitePerbesar
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar saat mewakili Indonesia dalam perayaan HUT ke-57 Hari Nasional Republik Singapura yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, pada Selasa (23/8/2022) malam. Foto: Sigit Purwanto/Humas Kemendes
Mendes yang akrab disapa Gus Halim ini mengatakan, kemitraan Indonesia dan Singapura telah berevolusi selama 55 tahun, sejak pertama kali kedua negara mulai menjalin hubungan diplomatik pada 7 September 1967.
Perkembangan ini, lanjut Gus Halim, antara lain dapat dilihat dalam kuatnya kemitraan ekonomi kedua negara, terutama dalam volume perdagangan, investasi, pariwisata, dan hubungan antar warga kedua negara.
ADVERTISEMENT
“Nilai perdagangan bilateral kita selama periode Januari hingga Juni 2022 mencapai Rp17,7 miliar US dolar, ini adalah peningkatan 36,19% dari perdagangan selama periode yang sama di tahun sebelumnya,” ungkap Doktor Honoris Causa dari UNY ini.
“Di sektor investasi, pada kuartal pertama 2022, Singapura kembali menjadi negara dengan investasi asing terbesar di Indonesia, dengan nilai realisasi investasi mencapai 3,5 miliar USD yang tersebar di 4.491 projects in Indonesia,” sambungnya.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar saat mewakili Indonesia dalam perayaan HUT ke-57 Hari Nasional Republik Singapura yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, pada  Selasa (23/8/2022) malam. Foto: Sigit Purwanto/Humas Kemendes
zoom-in-whitePerbesar
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar saat mewakili Indonesia dalam perayaan HUT ke-57 Hari Nasional Republik Singapura yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, pada Selasa (23/8/2022) malam. Foto: Sigit Purwanto/Humas Kemendes
Gus Halim mengaku sangat berbahagia melihat berbagai pertemuan rutin antara para pemimpin Indonesia dan Singapura, terbukti sangat efektif dalam mengelola dinamika hubungan bilateral kedua negara.
Menurutnya, Pertemuan Leaders’ Retreat antara Presiden Republik Indonesia dan Perdana Menteri Singapura pada 25 Januari 2022 di Bintan, telah menghasilkan sejumlah kesepakatan, terutama terkait pemulihan perekonomian kedua negara pasca-COVID-19, dan mengakselerasi proses finalisasi sejumlah kesepakatan lainnya dalam bidang keamanan politik, dan sosial budaya.
ADVERTISEMENT
Pertemuan Leaders’ Retreat tersebut juga ditindaklanjuti dengan penandatangan MoU dalam memperkuat kerja sama di empat area, yaitu penetapan harga dan pasar untuk karbon; solusi berbasis alam dan pendekatan berbasis ekosistem; teknologi bersih dan solusinya; dan green and blended finance.
“Saya juga mencatat bahwa pada tanggal 21 Maret kemarin, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi kami, dan Wakil Perdana Menteri, Menteri Koordinator Keamanan Nasional, Yang Mulia Teo Chee Hean telah menandatangani MoU terkait kerja sama dalam bidang perubahan dan keberlanjutan iklim. Kesepakatan ini sejalan dengan salah satu sektor prioritas Indonesia dalam Presidensi G20, yaitu transisi energi,” tambah Gus Halim.
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar saat mewakili Indonesia dalam perayaan HUT ke-57 Hari Nasional Republik Singapura yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, pada  Selasa (23/8/2022) malam. Foto: Sigit Purwanto/Humas Kemendes
zoom-in-whitePerbesar
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar saat mewakili Indonesia dalam perayaan HUT ke-57 Hari Nasional Republik Singapura yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, pada Selasa (23/8/2022) malam. Foto: Sigit Purwanto/Humas Kemendes
Selain itu, Lanjut Gus Halim, bahwa pada 2022, Indonesia untuk pertama kalinya memegang Presidensi G20. Dengan tema “Recover Together Recover Stronger”, Indonesia berfokus pada kolaborasi dan kerja sama bersama untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan mewujudkan tata kelola ekonomi dunia yang lebih kuat, lebih inklusif, dan berkelanjutan.
ADVERTISEMENT
“Sejak awal, Singapura secara konsisten telah memberikan dukungan bagi Presidensi Indonesia di G20. Indonesia sangat mengapresiasi dukungan Singapura bagi Presidensi kami di G20,” ucap mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.
Di akhir sambutannya, Gus Halim menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk lebih memperkuat ikatan persahabatan dan kerja sama dengan Singapura demi manfaat bersama bagi kedua negara.
“Saya menantikan kolaborasi kita yang lebih kuat dengan visi untuk memajukan agenda bilateral dan mewujudkan kepentingan bersama kita pada forum-forum regional dan multilateral,” tegasnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020