Cover story- Lipsus Gunungkidul

Menekan Angka Bunuh Diri di Pusaran Misteri Pulung Gantung

17 Mei 2021 10:02
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Edi Padmo, warga Tanjung Bleberan, Playen, Gunungkidul, Yogyakarta, akrab dengan kisah Pulung Gantung. Pria 43 tahun itu berkata, Pulung Gantung adalah cahaya berekor.
Menurutnya, Pulung Gantung berwujud bola api yang “kacar-kacar” atau menyala-nyala. Ia bergerak di kegelapan malam. Lebih dari itu, Pulung Gantung di Gunungkidul adalah pertanda suatu musibah. Akan ada seseorang yang bunuh diri dengan cara—pada umumnya—gantung diri.
Edy tidak pernah melihat pulung ini, tetapi, ujarnya, dua orang kenalannya pernah melihat jelas.
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanPLUS
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanPLUS
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
check
Bebas akses di web dan aplikasi
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Konten Premium kumparanPLUS
Bertahun-tahun kasus bunuh diri di Gunungkidul dikaitkan dengan fenomena Pulung Gantung. Padahal depresi dan masalah ekonomi jadi faktor utamanya. Apakah kemunculan si bola api hanya pelarian? Simak selengkapnya di daftar konten.
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten