Menelisik Dua Selebgram Jaringan Narkoba Internasional Fredy Pratama
·waktu baca 3 menit

Kasus narkoba jaringan internasional Fredy Pratama menyeret dua nama selebgram, yakni Adelia Putri Salma dan Nur Utami. Mereka ditangkap di waktu dan tempat yang berbeda.
Keduanya diduga terlibat dalam pencucian uang hasil penjualan narkoba. Adelia merupakan istri seorang bandar narkoba di jaringan Fredy, sedangkan Nur merupakan istri kaki tangan Fredy.
Adelia Putri Salma
Adelia dikenal sebagai selebgram asal Palembang. Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika bahkan menyebut dia juga dikenal sebagai Ratu Narkoba.
"Kita kenal APS (Adelia Putri Salma) ini adalah sebagai seorang selebgram di Palembang, dikenal juga sebagai ratu narkoba,” ujar Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika dalam konferensi pers di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jaksel, Selasa (12/9).
Adelia ditangkap Direktorat Narkotika Polda Lampung pada Sabtu, 26 Agustus 2023. Dia diduga ikut menikmati hasil penjualan narkoba dari suaminya yang seorang bandar di jaringan Fredy Pratama.
Suami Adelia ialah Khadafi alias David. Dia saat ini tengah menjalani hukuman di Lapas Nusakambangan terkait kasus narkoba.
Adelia yang diduga terlibat dalam pencucian uang hasil penjualan narkoba suaminya itu telah ditetapkan sebagai tersangka. Sejumlah aset miliknya telah disita polisi.
"Dari yang bersangkutan kita sudah melakukan penyitaan terhadap 4 buah rumah milik APS, kemudian 1 Alfamart milik APS dan ada 13 unit kendaraan roda 4 berbagai jenis di antaranya adalah yang ada di depan sini kita hadirkan (mobil Jaguar hingga Alphard)," jelas Helmy.
"Kemudian beberapa perhiasan atau barang barang branded juga sudah kita lakukan penyitaan dan mungkin ini tidak akan berhenti sampai di sini," ucapnya.
Nur Utami
Seperti halnya Adelia, Nur Utami juga dikenal sebagai selebgram asal Makassar. Dia ialah istri dari tersangka S, warga asal Kabupaten Pinrang, Sulsel, yang membantu Fredy Pratama mengendalikan narkoba di wilayah Sulawesi Selatan. S hingga kini masih buron.
"Adapun peran yang bersangkutan (Nur Utami) adalah menampung hasil penjualan narkoba yang kemudian dibelanjakan dalam bentuk kendaraan dan barang-barang bermerek serta pembelian aset berupa tanah dan bangunan," kata Wadirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Jayadi saat dikonfirmasi, Senin (18/9).
Nur Utami merupakan warga Makassar. Ia diketahui mengenyam pendidikan di SMAN 21 Makassar.
Menurut temannya, Echy (28), Nur Utami selama ini aktif dalam berbagai organisasi sekolah. Salah satunya di Chiliders dance.
Penampilan Nur Utami yang dulu biasa saja, kata Echy, mulai berubah menjadi glamor usai menikah dengan seorang pengusaha. Nur Utami juga mulai bepergian ke luar negeri, Malaysia.
Berdasarkan informasi yang diterima, Nur Utami adalah pemilik kosmetik bernama Skin Beauty dan WG Glow.
Nur Utami ditangkap Bareskrim Polri usai menjalani umrah. Menurut informasi yang diterima, ia ditangkap di Malaysia.
Aset Nur senilai Rp 7 miliar yang diduga dari hasil bisnis narkoba disita dalam penangkapan tersebut.
"Aset-aset yang berhasil kita amankan ada beberapa jenis kendaraan, di antaranya Alphard kemudian Hilux, termasuk juga HRV dan beberapa kendaraan yang lainnya," ujar Jayadi.
"Dari yang bersangkutan juga kita lakukan penyitaan terhadap barang-barang bermerek seperti tas LV, Hermes dan beberapa jenis barang yang lainnya," sambungnya.
Nur telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia saat ini ditahan di rutan Bareskrim Polri.
