Menelusuri Tas Mewah Jaksa Sidang Putri Sambo yang Disebut KW Buatan Sidoarjo
·waktu baca 4 menit

Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua dengan terdakwa Putri Candrawati menjadi sorotan.
Pasalnya, ia terlihat menenteng tas mirip produk bermerek Fendi saat persidangan pada Kamis (20/10). Netizen mengunggah tangkapan layar jaksa beserta tas itu di medsos.
Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana buka suara atas unggahan yang viral itu.
Menurut Sumedana, tas tersebut adalah KW atau tiruan/imitasi. Dia mengatakan bahwa tas yang dipakai JPU itu produk buatan Sidoarjo.
"Saya sudah cek sama Jampidum ternyata tas KW buatan Sidoarjo," kata Sumedana saat dihubungi wartawan, Rabu (26/10).
Setelah mendapatkan informasi tersebut, tim kumparan mengunjungi pusat penjualan tas di Sidoarjo, yaitu di Desa Kludan dan Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin.
Tanggulangin memang dikenal sebagai sentra tas yang telah mendunia. Di sini banyak ditemukan tas buatan lokal berbahan kulit dengan kualitas prima.
Saat memasuki pusat industri kecil Tanggulangin, langsung disambut deretan toko yang menjual aneka tas. kumparan lalu mengunjungi salah satu toko tas tersebut.
Di dalam toko terdapat tas-tas dengan berbagai merek lokal. Merek asing yang terkenal juga ada, namun versi KW atau tiruannya.
Tas bermerek imitasi yang dijual bertuliskan Fendi, LV, Guess, YSL, Christian Dior, dan masih banyak lagi.
Harganya berkisar mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu. Salah satu tas bermerek LV yang dijual dibanderol dengan harga Rp 200 ribu. Sementara untuk merek Fendi dijual dengan harga 430 ribu.
Pemilik toko, Cholis, mengatakan bahwa produk tas lokal yang dijual merupakan produk asli dari Tanggulangin, Sidoarjo, yang terbuat dari kulit. Sedangkan untuk tas semikulit berasal dari impor.
"Kalau kulit kebanyakan produk saya sendiri. Kalau yang bahan-bahannya semikulit itu ada produk dari luar," ujar Cholis kepada kumparan, Rabu (26/10).
Dia mengaku beberapa kali mendapat pesanan dari seorang pejabat publik. Saat ditanya terkait model dan merek yang banyak dipesan dari para pembeli, Cholis menjawab kebanyakan menyukai yang berbahan kulit.
"Relatif ya, kalau orang Jakarta sukanya produk-produknya kulit, enggak mau produk-produk imitasi gitu. Kalau orang-orang luar Jawa ya campur, ada yang suka produk yang imitasi yang bagus semikulit, ada yang kulit juga, tapi kebanyakan suka yang kulit. Kalau di Tanggulangin, kan, (terkenal dengan produk) kulit," imbuh dia.
Pada saat diperlihatkan model tas mirip merek Fendi seperti yang dibawa oleh JPU itu, Cholis menyampaikan bahwa saat ini belum tersedia.
"Nggak pernah (lihat), kalau yang mirip mungkin yang kayak LV gitu soalnya, kan, macem-macem model tasnya di sini," ungkapnya.
kumparan lalu mengunjungi toko tas lainnya di sentra industri tas itu.
Seorang penjaga toko tas bernama Buyung (40), warga Tanggulangin, mengatakan tokonya menjual tas-tas branded tiruan.
Ada beberapa merek tiruan seperti LV, Guess, hingga Fendi. Kisaran harganya pun bermacam-macam, tergantung model dan bahannya.
"Mulai dari Rp 100 ribu sampai Rp 500 ribu. Kalau yang kulit dari Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta ada," kata Buyung.
Dia menjelaskan, untuk pemesanan dari para pembeli, mereka dapat membawa contoh model tas atau memang model yang tersedia di toko tersebut kemudian pihak toko akan memproduksi sesuai pesanan pembeli.
"Kebanyakan mereka ke sini dulu lihat produknya, nanti dia pesan," ujarnya.
Mengenal Merek Fendi
Fendi memang bukan merek tas termahal di dunia, namun tak bisa dipungkiri bahwa ia masuk dalam daftar merek tas-tas mewah.
Merek tersebut berasal dari Roma, Italia. Pertama kali didirikan oleh pasangan suami istri Adele dan Edoardo Fendi pada 1925.
Bisnis Fendi dimulai dari sebuah butik kecil yang menjual produk kulit hewan dan tas. Kini, Fendi berhasil menjadi salah satu merek mewah di bawah naungan LVMH, perusahaan multinasional yang menaungi merek fesyen kelas atas seperti Louis Vuitton, Christian Dior, Givenchy, hingga Celine serta sampanye Moet & Chandon yang berpusat di Paris, Prancis.
Tas Fendi memiliki logo F yang ikonik. Salah satu jenis tas Fendi yang terkenal adalah Fendi Baguette Bag yang dijual dengan harga Rp 37 juta
