Menengok Citayam Fashion Week yang Disambar Isu Perilaku Menyimpang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Situasi terkini kawasan Dukuh Atas lokasi Citayam Fashion Week pada Selasa (26/7/2022) Sore. Foto: Ainun Nabila/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Situasi terkini kawasan Dukuh Atas lokasi Citayam Fashion Week pada Selasa (26/7/2022) Sore. Foto: Ainun Nabila/kumparan

Citayam Fashion Week kembali menjadi perbincangan. Kali ini bukan soal isu Roy, Bonge, atau Jeje. Tapi ada kabar sekelompok orang dengan perilaku menyimpang yang diduga menjadikan Citayam Fashion Week menjadi tempat mencari teman.

Soal perilaku menyimpang ini disinggung Wakil DPRD DKI Jakarta Zita Anjani. Kata dia, banyak perilaku menyimpang di Citayam Fashion Week. Zita mengatakan, hal ini terungkap setelah dirinya mengunjungi langsung CFW di Dukuh Atas.

"Jujur memang saya ke sana itu, ini kan fakta sosial ya, saya memang ke sana banyak sekali mohon maaf sekali yang apa sedikit menyimpang ya dan usianya di bawah 17 tahun dan kebanyakan laki-laki. Ini kan fakta mau kita apain?" kata Zita yang di ruang rapat paripurna DPRD DKI Jakarta pada Selasa (26/7).

Zita tidak menyebut secara rinci perilaku penyimpangan yang dimaksud. Namun diduga merupakan tindakan LGBT.

kumparan post embed

Masalah ini juga disorot oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Ia meminta masyarakat harus berhati-hati soal LGBT.

Menurut Riza, menghindari anak-anak dari perilaku LGBT tidak hanya tugas pemerintah, tapi juga pihak swasta dan masyarakat.

“Yang penting tugas kita sebagai Satpol PP, sebagai pemerintah kita jaga, bagaimanapun anak-anak kita butuh berekspresi, butuh eksistensi diri kita jaga kita didik. Para artis selebgram bantu anak-anak kita jangan semua harus pemerintah, swasta juga bantu, dibimbing, disalurkan, juga yang harus hati-hati itu soal LGBT,” ujar Riza.

Riza tidak menjelaskan secara detail bentuk perilaku LGBT yang ada di CFW. Meski begitu ia meminta agar fenomena tersebut diwaspadai karena melibatkan anak di bawah umur.

Pakaian laki-laki di Citayam Fashion Week, Selasa (26/7/2022). Foto: Ainun Nabila/kumparan
Pakaian laki-laki di Citayam Fashion Week, Selasa (26/7/2022). Foto: Ainun Nabila/kumparan

kumparan kembali menyambangi kawasan Citayam Fashion Week pada pada Selasa (26/7) sore. Kondisi di lokasi sudah pasti, ramai.

Orang-orang berlenggak-lenggok di jalan, dengan kostum nyentrik mencoba mencuri perhatian.

Bila diperhatikan, orang dengan pakaian nyentrik di Citayam Fashion Week ini, bisa dibilang mendominasi. Perempuan dan laki-laki banyak yang bergaya unik, mewarnai rambut, dan sebagainya.

Salah satunya adalah sebut saja Putra. Dia menggunakan blus hitam panjang yang kancingnya dibuka, celana panjang hitam dan topi hitam.

Putra mengaku senang dengan pakaian yang ia kenakan, menurutnya CFW ini membuatnya lebih bebas untuk berekspresi.

"Menurut aku terbantu sih, karena kalau dibilang sehari hari biasa aku cuma pakai celana panjang sama kaus aja. Baju ini bisa dibilang setahun cuma tiga kali pakai," jelas Putra kepada kumparan.

"Jadi kayak ada tempat ataupun wadah kalau pakai baju kaya gini agak normal dipakai di sini," tambahnya.

Cahaya mentari mulai memudar, gelap perlahan datang di Citayam Fashion Week. Orang-orang kantoran yang baru pulang kerja melintas. Anak-anak muda, remaja, juga semakin bertambah jumlahnya.

Citayam Fashion Week yang kini menjadi fenomena, tak bisa dipungkiri didatangi orang dengan berbagai latar belakang, juga dengan berbagai tujuan.

Kembali ke pesan Wagub DKI Riza yang mewanti-wanti soal perilaku menyimpang, kata dia tugas pemerintah dan masyarakat untuk memberikan bimbingan.