Menengok Fenomena Sungai Bawah Tanah di Gunungkidul yang Meluap

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sebagai ilustrasi: Relawan menunjukkan letak pompa air di dalam Gua Cikal, Gunungkidul, DI Yogyakarta. Foto: Hendra Nurdiyansyah/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sebagai ilustrasi: Relawan menunjukkan letak pompa air di dalam Gua Cikal, Gunungkidul, DI Yogyakarta. Foto: Hendra Nurdiyansyah/ANTARA FOTO

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Gunungkidul membuat aliran sungai bawah tanah yang bermuara di Pantai Baron, Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, meluap.

Luapan sungai bawah tanah ini terekam. Video hasil rekaman itu disebarluaskan di media sosial.

Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, Surisdiyanto, kepada wartawan mengatakan luapan terjadi sejak Rabu malam (15/2).

"Sejak semalam," kata Surisdiyanto kepada wartawan di Gunungkidul, Kamis (16/2).

Luapan memang kerap terjadi apabila hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Gunungkidul. Wisatawan tidak perlu takut dengan fenomena ini. Pantai Baron tetap aman dikunjungi.

"Wisatawan ataupun warga diimbau agar tidak terlalu dekat (sungai)," ujarnya.

Di sisi lain luapan sungai bawah tanah itu menarik karena tidak terjadi setiap hari. Luapan mirip air terjun bisa wisatawan abadikan dengan foto dan video selama diambil tidak terlalu dekat dari lokasi.

Tahun ini luapan air sungai bawah tanah ini sudah beberapa kali terjadi. "Tergolong sering," katanya.

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron Marjono mengatakan fenomena ini biasa terjadi ketika hujan deras. Wisatawan diimbau tak bermain di kawasan sungai karena dalam

"Biasa terjadi saat hujan deras," kata Marjono.

instagram embed