Menengok Jalan Rusak di Kawasan GDC, Depok

Jalan rusak di kawasan Grand Depok City (GDC), Depok, Jawa Barat, memakan korban pada Minggu (8/12). Pada pukul 05.00 WIB, Anggraito Andarbeni (32) atau yang dikenal dengan panggilan Ustaz Beben meninggal karena kecelakaan akibat menghindari jalan rusak.
Pada Selasa (10/12) kumparan mencoba menyusuri jalanan di kawasan GDC. Perjalanan dimulai dari arah Margonda menuju pintu masuk GDC.
Saat memasuki pintu masuk, terlihat sebagian jalan ditinggikan dengan cara dibeton. Jalan yang dibeton tersebut tak sampai 100 meter. Sekitar 30 meter jalan kembali dibeton. Tetapi, jalan yang dibeton tersebut juga tidak terlalu panjang, sekitar 100-300 meter.
Akan tetapi arah sebaliknya jalan masih tetap jalan aspal yang tidak mulus. Terlihat lubang-lubang yang cukup mengganggu. Bahkan, ada satu lubang di tengah jalan yang harus ditutup dengan pembatas agar pengendara tidak ada yang melewatinya.
kumparan menelusuri kembali jalan di kawasan GDC hingga ke depan bangunan Pemkot Depok yang sedang dibangun. Menuju ke arah sana, kerusakan jalan bervariasi.
Di beberapa titik, terlihat lubang-lubang kecil di tengah-tengah jalan. Walau tidak terlalu dalam, lubang-lubang itu cukup mengganggu pengendara yang melintasi area tersebut.
Sebenarnya, ada beberapa ruas jalan yang telah diaspal kembali. Tetapi, pengaspalan itu tidak merata. Bahkan, di titik-titik tertentu ada aspal yang terlihat baru namun sudah kembali berlubang.
Hingga kini, belum terlihat adanya pekerja yang memperbaiki ruas-ruas jalan tersebut.
Pengelolaan jalan di GDC dilakukan bersama antara Pemkot Depok dan pengembang kompleks perumahan GDC. Ruas dari gerbang hingga kantor Dinas Pemadam Kebakaran ditangani pengembang. Lalu, mulai dari Dinas Pemadam sampai ke ruas gerbang belakang ditangani Pemkot.
Terkait jalan rusak ini, anggota DPRD Depok dari FPKS, Imam Budi, meminta agar pengembang menambal jalan yang bolong serta melakukan betonisasi.
