Menengok Museum Keris di Solo yang Punya 409 Koleksi

Museum Keris Nusantara di Solo baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo siang tadi. Sesuai namanya, museum ini menyimpan banyak sekali koleksi keris yang jumlahnya 409 buah termasuk tombak. Bagaimana kondisi museum?
Pantauan kumparan (kumparan.com), Rabu (8/8), museum itu memiliki dekorasi ukiran kayu berwarna emas di setiap sudut bangunannya. Beberapa ornamen gebyok dan juga wayang terdapat di museum ini.

Saat pertama kali masuk, tercium wangi yang begitu semerbak. "Ini aroma gaharu, memang menyengat," kata Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki yang juga sedang melihat koleksi keris di dalam museum.

Museum ini memiliki empat lantai dan satu lantai basement. kumparan hanya diperkenankan naik sampai lantai dua saja. Di sini, berbagai macam koleksi keris sudah terlihat dipajang dalam sebuah ruang kaca.
Sebenarnya, di lantai satu juga sudah terlihat berbagai macam keris yang dipajang, namun tidak terlalu banyak jumlahnya. Di lantai dua, selain melihat keris, pengunjung juga dapat membaca penjelasan tentang kegunaan keris serta bagian-bagian.
Salah satu bagian keris itu adalah Jejeran, yaitu tempat memegang atau kepala keris. Biasanya Jejeran terbuat dari logam, kayu, atau juga gading.

Di lantai dua juga terdapat pusat pembelajaran keris untuk pengunjung. Tidak hanya itu, museum ini juga dilengkapi dengan video visual mengenai perjalanan keris di Indonesia.
Total ada sekitar 409 koleksi di museum keris ini, belum termasuk beberapa keris yang akan disumbangkan Presiden Jokowi untuk museum.
"Ya nanti saya pilihlah. Yang baik-baik. Nanti saya antar langsung ke Pak Wali. Mungkin saya mau, saya kirim, satu, dua, tiga, lima lah," kata Jokowi.

Museum Keris Nusantara itu diresmikan oleh Jokowi dengan ditandai pengguntingan pita melati oleh Jokowi dan Ibu Negara Iriana, disaksikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Wali Kota Solo FX Rudyatmo. Museum baru akan dibuka untuk umum pekan depan.
