Menerka Wakapolri Pilihan Jenderal Listyo Sigit

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono memberikan arahan di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung. Foto: Dok. Polda Bali
zoom-in-whitePerbesar
Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono memberikan arahan di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung. Foto: Dok. Polda Bali

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyebut terdapat banyak perwira tinggi (pati) Polri yang mumpuni untuk mengisi jabatan Wakapolri.

Wakapolri saat ini, Komjen Gatot Eddy Pramono, akan pensiun pada 28 Juni 2023. Pada tanggal itu, Gatot yang lahir pada 28 Juni 1965 genap berusia 58 tahun.

"Para perwira tinggi untuk dapat diangkat sebagai Wakapolri apabila Pak Wakapolri saat ini Komjen Pol Gatot Eddy pensiun tentunya tidak sedikit jumlahnya. Lebih dari 2 pati itu sudah terbilang banyak," ujar anggota Kompolnas, Yusuf Warsyim, Rabu (21/6).

Yusuf menerangkan, ada beberapa nama yang menurutnya bisa menggantikan posisi Gatot. Mulai dari lulusan Akpol 1989, seperti Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto hingga Irwasum Polri Komjen Ahmad Dofiri.

"Ada angkatan 90 yang pati bintang 3 saat ini Komjen Pol Tomsi Tohir dan pati bintang 2 juga banyak. Ada angkatan 91, Kabaintelkam Komjen Wahyu Widada, Kabaharkam Komjen Fadil Imran, dan lain-lain. Atau apabila pada angkatan junior ada AsSrena Irjen Wahyu Hadiningrat dan lain-lain," ungkap Yusuf.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan sambutannya di PP PERSIS, Bandung, Sabtu (15/4/2023). Foto: Dok. Polri

Meski demikian, lanjut Yusuf, pihaknya hanya bisa mengungkapkan nama-nama yang memungkinkan untuk menduduki posisi nomor dua di kepolisian Indonesia itu. Segala keputusan bergantung pada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Semuanya memiliki kelebihan masing-masing. Semuanya itu tentu yang paling pas baik secara objektif maupun subjektif dengan pak Kapolri. Tentu yang paling tahu adalah Pak Kapolri sendiri," tutur dia.

Yusuf hanya bisa mendoakan Komjen Gatot bisa bertugas dengan lancar hingga pada saat purnatugas nanti.

"Kompolnas sampai saat ini tetap mendoakan Pak Wakapolri Komjen Pol Prof Gatot Eddy tetap lancar dalam menjalankan tugas sebelum masa purna tugasnya. Semoga nantinya purna dengan paripurna dalam tugas," harapnya.