Mengapa Ganjar Tutup Kampanye Akbar 10 Februari di Jateng, Bukan di Jakarta?
ยทwaktu baca 2 menit

Paslon nomor urut 03, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, direncanakan menutup kampanye akbar pada 10 Februari 2024 di Jateng. Ini berbeda dengan 2 capres lainnya yang memilih kampanye pamungkas di Jakarta.
Mengenai hal tersebut, Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud, Chico Hakim, menyatakan kampanye penutup dilakukan di Jawa Tengah karena provinsi itu merupakan "rumah" Ganjar.
Di provinsi inilah, Ganjar lahir, tepatnya di Kabupaten Karanganyar 55 tahun lalu. Ganjar juga menjadi gubernur Jateng dua periode.
"Lalu kenapa penutup kampanye Pak Ganjar di Jateng? Ya, tentu, ya, nomor satu, kan, kita istilahnya harus menang di rumahnya Pak Ganjar," ujar Chico kepada kumparan, Selasa (23/1).
"Ya, Pak Ganjar, nih, orang Jawa Tengah, dan tentunya memang itu juga menjadi basis Pak Ganjar maupun PDI Perjuangan," imbuhnya.
Chico yakin, kubunya akan mendulang kemenangan di provinsi berpenduduk 34,55 juta jiwa yang dikenal sebagai kandang banteng itu.
"Jadi kami sangat optimis bahwa Jawa Tengah kami akan mendominasi, baik itu Ganjar Pranowo maupun PDI Perjuangan," tuturnya.
Sebelumnya, KPU sudah mengeluarkan Keputusan KPU Nomor 78 tahun 2024 tentang Penetapan Jadwal Kampanye Melalui Metode Rapat Umum dalam Pemilu 2024. Keputusan KPU ini diterbitkan pada Rabu (17/1).
Kampanye melalui rapat umum atau kampanye akbar dilakukan selama 21 hari mulai 21 Januari hingga 10 Februari 2024.
Ada tiga kampanye pamungkas mulai 8 hingga 10 Februari. Berikut jadwalnya:
Pada 8 Februari, paslon 01 akan kampanye di Jawa Barat, 02 di Jawa Tengah dan 03 di Jawa Timur.
Pada 9 Februari, paslon 01 kampanye di Sidoarjo, 02 di Surabaya, 03 di DKI Jakarta.
Pada 10 Februari, paslon 01 di Jakarta Internasional Stadium (JIS), 02 di Gelora Bung Karno (GBK), 03 di Jawa Tengah.
"Penetapan jadwal kampanye pemilu melalui metode rapat umum menjadi acuan bagi KPU untuk pelaksanaan kampanye pilpres dan kampanye anggota DPR," jelas KPU.
