Mengapa Uang Rupiah Pecahan Baru Masih Susah Dicari?

Bank Indonesia sudah merilis uang pecahan baru sejak 29 Desember 2016. Namun, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang kesulitan untuk mendapatkan uang baru yang diklaim memiliki pengamanan lebih kuat untuk menanggulangi peredaran uang palsu.
Deputi Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Yudi Harimurti, mengatakan belum tersebarnya uang rupiah pecahan baru karena peredarannya masih dalam jumlah terbatas.
“Sebenarnya sejak launching, uang sudah kami sebarkan ke seluruh kantor Bank Indonesia dan selanjutnya ke bank-bank. Tapi tentunya dalam jumlah yang terbatas,” kata Yudi saat dihubungi kumparan, Jumat (13/1).

Ada 11 pecahan mata uang rupiah desain baru yang beredar. Rinciannya, 7 pecahan mata uang rupiah kertas dan 4 pecahan mata uang rupiah logam dengan gambar pahlawan baru. Semua dikemas dalam satu seri uang rupiah Tahun Emisi (TE) 2016.
Selain mengusung foto-foto pahlawan, pengamanan uang rupiah baru juga diperkuat. Unsur pengamanannya antara lain menggunakan color shifting, rainbow feature, latent image, ultra violet feature, tactile effect, dan rectoverso.

Yudi berharap uang rupiah baru bisa terdistribusi di seluruh wilayah hingga ke pelosok Indonesia pada Februari 2017. "Semoga dalam waktu dekat semua ATM bank sudah ada uang barunya, ya. Karena terget Pak Gubernur (Gubernur BI Agus Martowardojo) kan dalam waktu tiga bulan bisa semua sampai ke pelosok Indonesia," ujarnya.
