Mengapa Warga di Meksiko Bawa Dua HP, Asli dan Palsu?

Sebagian warga di ibu kota Meksiko, Mexico City, kini selalu membawa dua handphone jika naik transportasi umum. Salah satu dari dua HP itu ternyata hanya dummy alias palsu. Mengapa mereka melakukannya?
Diberitakan Associated Press, Kamis (23/5), membawa dua HP, yang asli dan palsu, tengah jadi tren di Mexico City seiring meningkatnya angka perampokan dalam bus. Menurut data pemerintah, rata-rata ada 70 perampokan di Mexico City di empat bulan pertama 2019. Korban kebanyakan pejalan kaki dan penumpang bus.
Biasanya, perampok bertopeng masuk dan merampas harta benda penumpang, termasuk HP. Di saat seperti ini, penumpang dengan dua HP langsung memberikan barang palsu kepada perampok, sementara HP aslinya aman. Itu alasannya.
"Naik transportasi publik sekarang berisiko. Kau naik, tapi tidak pernah tahu apakah bisa turun," kata guru sekolah dari distrik Nezahuarcoyotl, Martha Patricia Rociles Estrada, yang pernah kerampokan di bus.
Sekilas, HP palsu yang dibawa warga Mexico City seperti asli. Bentuknya sangat mirip, di dalamnya ada besi agar bobotnya sama. Namun itu hanya barang display semata.
Seorang penjual HP palsu ini, Axel, mengatakan barang itu laris manis. Seminggu, dia bisa menjual 3-4 HP palsu dengan harga antara 300-500 peso (Rp 220 ribu-350 ribu) per unitnya.
"Sangat berguna jika ada perampokan. Para perampok mengatakan 'serahkan ponsel, serahkan semuanya', mereka menyerahkan HP ini dan kebanyakan perampok tidak menyadarinya," kata Axel.
Gloria, pedagang HP palsu, mengaku telah menjual barang itu sejak 14 tahun lalu. Dulu, HP dummy dibeli toko untuk keperluan display atau pameran, tapi sekarang demi keselamatan.
"Dummy telah dijual di sini selama 14 tahun, untuk keperluan pameran, tapi sekarang mereka membelinya untuk melindungi HP mereka sendiri," kata Gloria.
Untuk satu dummy iPhone, dia menjualnya 300 peso. Harga ini jauh lebih murah dibanding harus kehilangan iPhone sebenarnya seharga 18 ribu peso (Rp 13 juta).
