Mengenal Bripda Teuku Syuhada: Anggota Ditlantas Polda Aceh sang Hafiz Quran

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bripda Teuku Syuhada Foto: Ditlantas Polda Aceh
zoom-in-whitePerbesar
Bripda Teuku Syuhada Foto: Ditlantas Polda Aceh

Di tengah riuhnya lalu lintas Aceh, ada sosok polisi yang tak hanya bertugas mengatur kendaraan, tetapi juga menjaga ketertiban hati dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Quran.

Dia adalah Brigadir Polisi Dua (Bripda) Teuku M Syuhada, anggota Subditkamsel Ditlantas Polda Aceh.

Lahir di Sigli, 1 Februari 2003, perjalanan hidup Bripda Syuhada penuh dengan dedikasi, baik dalam dunia kepolisian maupun keIslaman.

Syuhada dididik di lingkungan yang religius. Dari kecil, ia telah menghafal Al-Quran dan menjadikannya sebagai pegangan hidup, yang kini tetap ia jalankan meskipun bertugas sebagai aparat penegak hukum.

Bripda Teuku Syuhada Foto: Ditlantas Polda Aceh

Polisi Lalu Lintas yang Berjiwa Qur’ani

Syuhada menjalankan berbagai tugas strategis dalam mengedukasi masyarakat tentang keselamatan berkendara, memastikan kepatuhan aturan lalu lintas, serta mengurangi angka kecelakaan.

Di jalan raya, Syuhada dikenal sebagai polisi yang tegas namun humanis. Ia tak hanya menindak pelanggaran, tetapi juga memberikan pendekatan persuasif, sering kali menasihati pengendara dengan kutipan nilai-nilai islami. Bagi Syuhada, keselamatan di jalan adalah bagian dari amanah, sebagaimana menjaga kebenaran dalam kehidupan.

Namun, tugasnya tak berhenti saat ia melepas seragam dinas. Setelah menjalankan tanggung jawab sebagai polisi, ia beralih menjadi imam masjid di daerah tempat tinggalnya, Perumahan Arab Saudi, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar.

Di masjid, Syuhada ternyata tidak hanya jadi pemimpin salat, tetapi juga pemberi tausiyah, guru mengaji, dan pembimbing masyarakat dalam memahami Al-Qur’an. Kemampuannya dalam tahfidz membuatnya dihormati jemaah.

Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol Iqbal Alqudussy. Foto: Dok. Pribadi

Mengukir Prestasi, Mengharumkan Nama Aceh

Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol Iqbal Alqudussy mengatakan, Bripda Syuhada tidak hanya dikenal sebagai polisi dan imam, tetapi juga hafiz yang telah menorehkan banyak prestasi di berbagai ajang tahfidz tingkat nasional dan provinsi.

"Bripda Teuku M Syuhada adalah bukti nyata bahwa seorang polisi tak hanya bisa menegakkan hukum, tetapi juga menegakkan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan," kata Iqbal kepada wartawan, Jumat (7/3).

Berikut catatan prestasi Bripda Syuhada dalam ajang tahfidz:

  • Juara Harapan 1 cabang Tahfidz 10 Juz pada MTQ Nasional XXX Tahun 2024 di Kalimantan Timur.

  • Duta Aceh cabang Tahfidz 20 Juz pada STQ Nasional XXVI Tahun 2021 di Maluku Utara.

  • Juara 2 Musabaqoh Hifzhil Qur’an Online cabang 10 Juz Tahun 2020 oleh Pesantren Darul Huffazh Indonesia, Bogor.

  • Duta Aceh cabang Tahfidz 15 Juz pada PTQ RRI Nasional ke-51 Tahun 2020 di Sumatera Selatan.

  • Juara 3 cabang Tahfidz 10 Juz pada MTQ Provinsi Aceh XXXIV Tahun 2019 di Kabupaten Pidie.

  • Juara Harapan 3 cabang Tahfidz 20 Juz pada MTQ Provinsi Aceh XXXV Tahun 2022 di Kabupaten Bener Meriah.

  • Juara 2 cabang Tahfidz 10 Juz pada MTQ Provinsi Aceh XXXVI Tahun 2023 di Kabupaten Simeulue.

Bripda Teuku Syuhada Foto: Ditlantas Polda Aceh

Tak hanya itu, Syuhada mengabdikan dirinya sebagai Guru Halaqah Al-Quran di Dayah Darul Quran Aceh, Kecamatan Kuta Malaka, Kabupaten Aceh Besar.

Di sana, ia membimbing para santri untuk menghafal Al-Qur’an dengan metode yang ia kembangkan sendiri, memadukan disiplin militer dengan kelembutan nilai keislaman.

Bagi Syuhada, menjaga ketertiban berlalu lintas adalah ibadah, sebagaimana menjaga hafalan Al-Quran adalah amanah.

"Sosoknya adalah inspirasi bagi banyak pemuda Aceh dan generasi mendatang. Sebuah bukti bahwa berkarier sebagai polisi tidak menghalangi seseorang untuk tetap menjadi bagian dari para penjaga cahaya Al-Quran," kata Iqbal.