Mengenal De Ranch, Wisata Kuda Ala Koboi di Lembang

kumparanNEWSverified-green

clock
De' Ranch, Lembang (Foto: Antara/M Agung Rajasa)
zoom-in-whitePerbesar
De' Ranch, Lembang (Foto: Antara/M Agung Rajasa)

Tempat wisata De Ranch di Lembang menjadi buah bibir menyusul viralnya video kericuhan antarpengunjung yang berebut meja makan pada 28 Juni.

Lalu apa itu De Ranch?

Sesuai namanya yaitu ranch, maka tempat wisata alam ini menawarkan wisata bernuansa peternakan Western. Kuda menjadi hewan pekerja utama seperti di zaman koboi.

De' Ranch, Lembang (Foto: Antara/M Agung Rajasa)
zoom-in-whitePerbesar
De' Ranch, Lembang (Foto: Antara/M Agung Rajasa)

Pengunjung tempat wisata yang terletak di Jalan Maribaya, Lembang, Bandung, ini bisa menunggang kuda dengan kostum khas koboi sembari menyusuri lahan hijau di sekeliling ranch dengan ditemani pemandu kuda berpengalaman. Atau juga melakukan aktivitas lainnya bersama seluruh keluarga.

De Ranch dalam website-nya menjelaskan, bagi pengunjung yang ingin mengenal kegiatan berkuda lebih jauh, De Ranch menyediakan pelajaran menunggang sebagai dasar olah raga equestrian, pengetahuan mengenai pemeliharaan dan perawatan kuda hingga kursus mengendarai kereta berkuda (delman).

Selain itu tersedia kegiatan-kegiatan lain sehingga keluarga dapat beraktivitas bersama-sama dengan gembira, memperluas wawasan dan pengetahuan mengenai kehidupan peternakan khususnya kuda dan sapi perah.

De' Ranch, Lembang (Foto: Antara/M Agung Rajasa)
zoom-in-whitePerbesar
De' Ranch, Lembang (Foto: Antara/M Agung Rajasa)

De Ranch dikembangkan oleh Perry Tristianto dari The Big Price Cut Group di lahan seluas 5 hektare, bermula dari tempat pemeliharaan kuda tunggang dan beberapa ekor sapi perah. Pada bulan Desember 2007, De Ranch resmi dibuka untuk umum sebagai tempat wisata kuda ala koboi yang bertemakan ‘food, leisure and knowledge’. Uke Ridwan ditunjuk sebagai pengelola.

Untuk Uke Ridwan, kuda bukanlah binatang asing, kuda telah dikenalnya semenjak usia 10 tahun, dan sebagai pehobi kuda, mengelola sebuah tempat yang berhubungan dengan kuda adalah cita-citanya sejak kecil. De Ranch memiliki puluhan kuda dan bekerja sama dengan masyarakat pemilik kuda yang berdomisili di sekitar lokasi wisata.

De' Ranch, Lembang (Foto: Antara/M Agung Rajasa)
zoom-in-whitePerbesar
De' Ranch, Lembang (Foto: Antara/M Agung Rajasa)

De Ranch menjadi salah satu lokasi wisata favorit keluarga karena banyak menawarkan aktivitas permainan bagi orang dewasa maupun anak-anak. Misalnya saja naik kuda tunggang dan poni, naik delman, balon air, kuda ayun, sepeda balita, mancing/tangkap ikan balita, trampolin, panahan, flying fox, dan banyak lagi. Pengunjung membayar tiket masuk dan tiket permainan bila ingin memanfaatkan permainan.

instagram embed

Puas berkuda keliling peternakan, pengunjung bisa melanjutkan makan dan minum. Berbagai menu bisa dipilih seperti nasi goreng, batagor, siomay Bandung, ikan bakar, ayam goreng/bakar, mie baso, dll.

Termasuk juga makanan-makanan lain khas Bandung seperti tahu pletok, tempe mendoan, jagung dan ketan bakar, bakery, dan banyak lagi. Sosis bakar khas De Ranch menjadi makanan unggulan.

Merasakan suasana peternakan di De Ranch (Foto: Website De Ranch)
zoom-in-whitePerbesar
Merasakan suasana peternakan di De Ranch (Foto: Website De Ranch)

Sekitar 2.000-an wisatawan berlibur di De Ranch di akhir pekan. Tapi di musim liburan seperti Lebaran kali ini, pengunjung melonjak hingga dua kali lipat. Pengunjung yang banyak otomatis membuat antrean juga terjadi di tempat makan.

Pada Rabu (28/6), terjadi kericuhan di tempat makan di De Ranch karena ada orang yang menyabot tempat duduk pengunjung dari keluarga Pasha Ungu. Kasus ini tengah ditangani Polsek Lembang dan tidak mengganggu operasional tempat wisata favorit ini.